Tolak RUU HIP, Ribuan Warga Unjuk Rasa di DPRD Balikpapan

0
321

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Ribuan warga Balikpapan dari berbagai organisasi masyarakat (Ormas) yang tergabung dalam Aliansi Nasional Anti Komunis Negara Kesatuan Republik Indonesia (ANAK NKRI) melakukan unjuk rasa di depan Kantor DPRD Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan, Minggu (05/07/2020).

Aksi unjuk rasa (unras) ribuan warga Kota Minyak ini terkait penolakan Rancangan Undang Undang (RUU) Haluan Ideologi Pancasila (HIP) yang dibahas di DPR RI.

Rombongan para pengunjuk rasa diterima Ketua DPRD Balikpapan, Abdulloh bersama seluruh Wakil Ketua DPRD Balikpapan dan Sekwan serta staf sekretariat DPRD Balikpapan.

Dalam aksinya, mereka menyampaikan pernyataan sikap terkait dengan penolakan RUU HIP yang saat ini tengah dibahas oleh DPR RI, khususnya oleh sejumlah fraksi di DPR RI. Di akhir pertemuan, pengunjuk rasa menyerahkan pernyataan sikapnya kepada Ketua DPRD Balikpapan untuk dibawa ke DPR RI.

Ketua ANAK NKRI Balikpapan Abdul Rahim mengatakan, aksi unjuk rasa yang digelar hari ini tak lain menolak RUU HIP yang tengah dibahas oleh DPR RI. Apalagi, pembahasan RUU HIP tersebut dilakukan di tengah pandemi Covid-19.

Ketua dan Wakil Ketua DPRD Balikpapan saat menerima perwakilan pengunjuk rasa di ruang rapat paripurna DPRD Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan, Minggu (05/07/2020).

“Ada empat pernyataan sikap yang kami sampaikan dalam aksi ini yakni rakyat Balikpapan menolak keras RUU HIP, mendesak pemerintah dan DPR RI untuk segera menghentikan pembahasan RUU HIP, mendesak pemerintah dan DPR RI untuk mencoret atau menghapus RUU HIP dari Prolegnas, serta menolak keras segala bentuk dan gerakan bangkitnya kembali ajaran komunisme, marxisme, leninisme di Bumi Indonesia,” kata Abdul Rahim saat ditemui wartawan usai pertemuan.

Sementara itu, Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh mengatakan, pihaknya menyambut baik aksi unras yang digelar ribuan warga Balikpapan yang tergabung dalam ANAK KNRI dalam rangka menolak RUU HIP yang dilakukan DPR RI.

“Alhamdulillah bahwa masyarakat Balikpapan masih peduli dengan Indonesia Raya, dengan Pancasila, Undang Undang Dasar 1945, tidak mau Pancasila itu dicabik-cabik, diolah dan sebagainya. Maka dari itu, bentuk dari pada tanggung jawab masyarakat Balikpapan khususnya, dan Kalimantan Timur umumnya, ANAK NKRI menyuarakan penolakan RUU HIP ini,” kata Abdulloh.

Hadir mendampingi Abdulloh di kegiatan ini diantaranya Thohari Azis, Sabaruddin Panrecalle dan Subari selaku wakil Ketua DPRD Balikpapan, Andi Arif Agung, Johny Ng, Sri Hana, Taufik Qulrahman, Ardiansyah, Sandy Ardian, Kasmah, Hj Fitriati, Danang Eko Susanto, Laisa Hamisa, Alwi Al Qadri, Aminuddin, Asrori, Budiono, Awie, Mieke Henny, serta lainnya.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here