Riri Saswita Mundur, Ketua Komisi II DPRD Balikpapan Dijabat Haris

0
512

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Tampuk pimpinan di Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan, Kalimantan Timur, resmi berganti, Senin (03/08/2020).

Jika sebelumnya Ketua Komisi II DPRD Balikpapan dijabat oleh Riri Saswita Diano, kini posisi itu dipegang oleh H. Haris yakni sesama anggota fraksi Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan.

Riri, sapaan akrab Riri Saswita Diano ini mundur dari jabatannya karena tengah fokus dalam program pengobatan akibat sakit yang dideritanya.

Peresmian H. Haris sebagai Ketua Komisi II DPRD Balikpapan dilaksanakan dalam Rapat Paripurna internal DPRD Balikpapan dengan agenda Pengumuman Ketua Komisi II DPRD Balikpapan Tahun 2020.

Rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Balikpapan Abdulloh ini berlangsung tertib dan lancar dihadiri puluhan anggota DPRD Balikpapan di ruang rapat paripurna gedung Wakil Rakyat Kota Minyak Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan.

Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, H. Haris mengatakan, hari ini ada rapat paripurna pergantian Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, yakni Riri Saswita Diano karena kondisi sedang tidak sehat alias sakit.

“Jabatan Ketua Komisi II DPRD Balikpapan selanjutnya diserahkan kepada saya, sesuai penunjukan dan arahan dari teman-teman seluruh fraksi PDI Perjuangan dan anggota Komisi II DPRD Balikpapan,” kata Haris, saat ditemui wartawan usai paripurna.

Pasca ditunjukkan sebagai Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, tambah Haris, dirinya akan melanjutkan program-program yang sudah dijalankan.

“Ya pokoknya kami akan melanjutkan. Apa yang ada nanti di Komisi II bagian ekonomi, salah satunya adalah memperkuat peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) Balikpapan di tengah pandemi Covid-19,” tambah Haris.

Menurut Haris, pihaknya menginginkan bagaimana perbaikan ekonomi setelah adanya Covid-19. Diantaranya membuat tapping box yang akan ditambahkan di tempat hiburan yang belum terpasang.

“Masalah pajak yang tertunggak juga jadi perhatian Komisi II DPRD Balikpapan. Serta bagaimana penunggak pajak dalam kondisi Covid-19 ini bisa membantu secepatnya untuk menyelesaikan penunggakan pajak tersebut,” ungkapnya.

Sementara itu, mantan Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, Riri Saswita Diano mengatakan, proses penggantian Ketua Komisi II DPRD Balikpapan ini sebenarnya sudah lama. Tapi kita harus mengikuti prosedur yang berlaku di DPRD Balikpapan.

“Surat pengunduran diri saya sebagai Ketua Komisi II DPRD Balikpapan dari hasil rapat sudah disampaikan. Karena kondisi kesehatan saya yang memang harus jadi pertimbangan dan harus berobat. Paling tidak setiap 2 Minggu sekali saya harus ke rumah sakit,” kata Riri.

Lebih lanjut, Riri menambahkan, sebagai anggota fraksi PDI Perjuangan, dirinya juga tidak ingin terganggu. Apalagi, jabatan ketua komisi tersebut sangat besar.

“Ketua komisi itu kan tanggung jawabnya kan besar. Saya tidak mau jabatan itu sekadar kebanggaan saja, tapi tidak bisa berbuat apa-apa. Supaya roda organisasi di DPRD, khususnya di Komisi II DPRD Balikpapan dapat berjalan sebagaimana mestinya, makanya saya memilih mengundurkan diri,” pungkas Riri.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here