Soal Pengganti Dirinya, Thohari: Saya Serahkan ke Mekanisme Partai

0
536

Kabargupas.com BALIKPAPAN – Jika Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan menetapkan pasangan Rahmad Mas’ud-Thohari Aziz sebagai pasangan calon Wali Kota-Wakil Wali Kota Balikpapan untuk maju pada Pilkada Balikpapan 9 Desember 2020 mendatang, maka Thohari Aziz akan resmi mengundurkan diri sebagai anggota DPRD Balikpapan.

Anggota DPRD yang juga Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Thohari Aziz mengatakan, di dalam Peraturan KPU (PKPU) dijelaskan pada saat mendaftar sebagai kepala daerah sudah membuat surat pernyataan siap mengundurkan diri sebagai anggota DPRD.

“Nanti 30 hari sebelum pencoblosan, itu sudah harus ada surat keputusan dari gubernur, karena DPRD kota kan. Kalau DPRD provinsi dari Mendagri. Jadi, 5 hari setelah penetapan sebagai calon sudah harus ada surat pengunduran diri,” kata Thohari Aziz saat ditemui kabargupas.com di Kantor DPRD Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan, belum lama ini.

Saat ditanya siapa yang ideal menggantikan posisinya sebagai Wakil Ketua DPRD Balikpapan, Thohari enggan membeberkan nama penggantinya. Namun, Thohari menyerahkan semua kepada mekanisme partai.

“Sesuai dengan mekanisme partai, ya mengacu pada PKPU dan tentunya partai juga akan ada kebijakan sendiri,” tambahnya.

Wakil Rakyat yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan ini menjelaskan, yang diutus ke sini (DPRD) tentunya adalah kader terbaik partai. Karena di PDI Perjuangan kader merupakan petugas partai.

“Kita semua di PDI Perjuangan adalah petugas partai. Jadi siapa yang ditugaskan nanti itulah yang terbaik untuk partai,” katanya.

Ada tujuh anggota DPRD Balikpapan dari fraksi PDI Perjuangan yang bakalan menempati posisinya sebagai Wakil Ketua DPRD Balikpapan. Thohari menyebutkan jika seluruh anggota DPRD Balikpapan tersebut ideal menjadi Wakil Ketua DPRD Balikpapan.

Termasuk kader PDI Perjuangan Dapil Balikpapan Selatan yang bakal menggantikannya sebagai anggota DPRD melalui Pergantian Antar Waktu (PAW).

“Yah semua ideal. Ya nanti kita tunggu dulu, ada mekanismenya partai. Ini kan ada rapat DPC partai, rapat DPD partai, saya juga akan dipanggil ke DPP gitu, untuk membuat masukkan,” tukas Thohari.

Pihaknya berharap, PDI Perjuangan semakin solid, semakin kompak, karena yang maju ini adalah kadernya sendiri. Meski harus totalitas, tanpa ada batas. Banteng tidak boleh merumput, tegak lurus memenangkan hati rakyat dengan pasangan calon yang sudah ditetapkan oleh partai yakni Rahmad Mas’ud-Thohari Aziz.

Terkait sanksi bagi kader yang tidak loyal dalam memenangkan Rahmad Mas’ud-Thohari Aziz seperti yang disampaikan Ketua DPD PDI Perjuangan Kaltim, Thohari membenarkan tentang sanksi tersebut.

“Oh iya, kalau itu sudah aturan. Itu sudah AD/ART partai. Kalau ditemukan kader yang tidak menjalankan perintah partai ya sanksi sampai pemecatan. Dan ini kita cek,” pungkasnya.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here