Salurkan Energi ke Daerah, Pertamina Hadirkan 6 Pertashop di Kalimantan Timur

0
284

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Pertamina terus berinovasi dalam upaya meningkatkan aksesibilitas masyarakat Indonesia terhadap kebutuhan energi yaitu Bahan Bakar Minyak dan Elpiji.

Terobosan Pertashop yang sudah diimplementasikan sejak 2018 akhir di Pulau Jawa, kini telah hadir di Kalimantan dan sudah beroperasi sebanyak 28 titik tersebar di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Timur.

Di Kalimantan Timur, sudah ada 6 titik yang beroperasi, yaitu di Desa Muara Komam, Kecamatan Muara Komam, Kabupaten Paser, Desa Muut Kecamatan Nyuatan Kutai Barat, Desa Muhur, Kecamatan Siluq Ngurai Kutai Barat, Desa Kelinjau Tengah Kecamatan Muara Ancalong Kutai Timur dan Desa Sumber Sari Kecamatan Long Mesangat Kutai Timur.

Satu titik tambahan Pertashop berada di Desa Jengan Danum Kecamatan Damai, Kabupaten Kutai Barat yang telah beroperasi, Rabu (09/09/2020).

Region Manager Comm, Rel & CSR Kalimantan, Roberth MV Dumatubun mengungkapkan, Pertashop ini bentuk komitmen Pertamina dalam menyalurkan energi hingga ke daerah-daerah yang cukup jauh jangkauannya ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

“Dengan tersedianya Pertashop di pedesaan, masyarakat akan semakin mudah memperoleh produk-produk berkualitas Pertamina dengan harga yang sama seperti di SPBU. Produk yang dijual di Pertashop antara lain bahan bakar yaitu Pertamax, elpiji bright gas, dan pelumas,” kata Roberth.

Roberth menambahkan, adanya Pertashop di level pedesaan dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat karena uang belanja BBM dan elpiji dapat ditekan dan pembangunan desa juga dapat meningkat.

“Pertamina mengembangkan dua pola investasi dalam pendirian Pertashop. Pertama, Pertamina yang berinvestasi dan desa yang menjalankan atau desa yang melakukan investasi melalui Bumdes dan ada rasio pembagian keuntungan. Dapat juga mengandeng swasta untuk berinvestasi,” tambahnya.

“Pertashop ini sejalan dengan program OVOO (One Outlet One Village) dimana memastikan bahwa persebaran pangkalan LPG 3 kg terdapat di masing-masing desa atau suatu daerah untuk pemerataan distribusi,” tutup Roberth.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here