Belasan Anggota DPRD Palu Gali Perda Tentang Perlindungan Anak

0
543

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Sebanyak 12 anggota DPRD Kota Palu melakukan kunjungan kerja ke DPRD Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (14/09/2020).

Kunjungan kerja para Wakil Rakyat dari salah satu kota di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) ini bertujuan untuk menggali informasi tentang Peraturan Daerah (Perda) Perlindungan Anak.

Wakil Ketua II DPRD Palu Rizal mengatakan, kunjungan kerja ke DPRD Balikpapan terkait dengan sudah masuknya Program Legislasi Daerah (Prolegda) di DPRD Palu yang saat ini dalam pembahasan Perda tentang Perlindungan Anak atau Kota Layak Anak.

“Karena Kota Balikpapan kita tahu termasuk kota yang sering dapat penghargaan terhadap pelayanan atau kota layak anak, maka kita jadikan sebagai tujuan untuk melakukan koordinasi, ingin mengambil apa yang kemudian menjadi masalah-masalah supaya menjadi pelajaran untuk penyusunan dalam Rancangan Peraturan Daerah di Kota Palu,” kata Rizal.

Penanganan anak di Kota Palu, menurut Rizal, saat ini memang masih sesuai apa yang diinginkan. Namun, permasalahannya tidak ada payung hukum, yang sering dari OPD bersangkutan kemudian menyampaikan bahwa pihaknya dikendalakan dengan payung hukum tersebut.

“Sehingga kita butuh ada Peraturan Daerah. Nah dari Peraturan Daerah ini kemudian supaya penanganan anak tersebut bisa lebih masif dan lebih tertata,” tambahnya.

Rancangan Peraturan Daerah (Perda) tersebut, terang politisi PKS ini, adalah inisiatif DPRD Palu. Apalagi Kota Palu pada 20 September 2018 lalu habis terkena musibah gempa dan tsunami, banyak gedung-gedung yang hancur. Pembangunan baru akan dimulai lagi dan itu juga harus mendapat perhatian semua pihak, bukan hanya sekedar fisik tetapi kota yang memang nyaman, khususnya bagi anak-anak.

Dengan kunjungan kerja ke DPRD Balikpapan ini, ungkap Rizal, pihaknya mendapatkan informasi bagaimana kendala-kendala yang terjadi di Balikpapan dalam menangani persoalan anak, agar saat penyusunan dokumen Perda nanti itu, ada hal-hal yang menjadi catatan penting kemudian dimasukkan ke dalamnya.

“Yang kedua terkait dengan pengelolaan. Tentunya dari peraturan dengan pelaksanaan teknis pasti ada hal-hal yang kemudian bisa menjadi tidak sesuai antara peraturan dengan teknisnya. Nah itu yang kemudian bisa menjadi informasi bagi kami dalam penyusunan sebagai pertimbangan dalam menyusun Perda tersebut,” tukasnya.

Sementara itu, Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Balikpapan Abdul Aziz menyambut baik kedatangan rombongan anggota DPRD Kota Palu di DPRD Balikpapan.

“Kami berharap, kedatangan rombongan anggota DPRD Palu ini tidak hanya sekadar menjadi ajang silaturahmi saja, namun juga sebagai tempat untuk berbagi informasi penting guna diaplikasikan di daerah masing-masing,” kata Abdul Aziz.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here