Gagal Maju Pilkada, AHB Akan Lakukan Konsolidasi Seluruh Tim

0
283

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Pasca ditutupnya pendaftaran bakal pasangan calon oleh KPU Balikpapan, partai koalisi pengusung dan pendukung kontestan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Balikpapan Ir. H. Ahmad Basir yakni Partai Nasdem, Hanura dan PSI Balikpapan menggelar konferensi pers, Selasa (15/09/2020).

Konferensi pers digelar di Posko AHB Kompleks Perumahan BDS II Jalan ZA. Maulani Kelurahan Sungai Nangka, Kecamatan Balikpapan Selatan, dihadiri Ketua Partai Nasdem Balikpapan yang juga Wali Kota Balikpapan H. Rizal Effendi SE, Ketua Partai Hanura Balikpapan Syarifuddin Odang, perwakilan PSI Balikpapan Agus, pengurus dan kader partai pengusung dan pendukung, serta simpatisan dan relawan AHB.

Kontestan Pilkada Balikpapan Ir. H Ahmad Basir mengatakan, pihaknya tidak dapat berbuat apa-apa karena tidak dapat tampil pada Pilkada Balikpapan Desember 2020 mendatang akibat jumlah kursi dari partai pengusung tidak mencukupi.

“Sejak awal saya masuk dalam proses untuk menuju kontestasi Pilkada Balikpapan 2020 ini, diawali dengan niat untuk ingin mengabdi dan berbuat untuk Balikpapan,” kata Ahmad Basir yang akrab disapa AHB ini.

Ini, tambah AHB, diamini dan disupport oleh Rizal Effendi selaku Ketua DPD Partai Nasdem Balikpapan sampai akhirnya pada tahap ada beberapa partai politik yang siap dan berkomitmen untuk mendukung dirinya sebagai salah satu bakal calon Wali Kota Balikpapan yang akan bertarung pada Pilkada tahun ini, yakni Partai Nasdem (3 kursi), Hanura (2 kursi), PPP (3 kursi), Perindo (1 kursi) dan PKB (1 kursi).

“Dari syarat pencalonan, Alhamdulillah sebenarnya sudah cukup karena ada 10 kursi yang siap untuk mengusung saya selaku calon Wali Kota Balikpapan dan itu sudah tertuang dalam komitmen bersama mulai di tingkat kota,” tambahnya.

Tapi, inilah proses politik/dinamika politik, ternyata akhirnya pada saat pendaftaran ada beberapa partai politik yang meninggalkan komitmen koalisi seperti PPP, Perindo dan PKB.

Gagalnya maju sebagai kontestan Pilkada Balikpapan karena jumlah kursi yang tidak mencukupi, maka pihaknya akan melakukan konsolidasi dengan seluruh tim, maupun dengan seluruh partai pengusung dan pendukung.

“Yang pasti kami akan berkonsolidasi dengan tim. Untuk ke depannya, tanggal 9 Desember mendatang kita serahkan ke masing-masing pribadi. Ada pilihan yang nyata, ada pilihan yang tidak nyata. Tapi tetap ada pilihan, bukan calon tunggal. Kalau calon tunggal itu tidak pemilihan,” tandasnya.

Pihaknya juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh partai politik pengusung dan pendukung, seluruh tim dan relawan yang telah bersusah payah membangun kebersamaan untuk dirinya bisa maju di Pilkada guna membangun Balikpapan jadi semakin baik.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi kepada anggota serta relawan AHB yang telah berjuang keras membangun kebersamaan. Saya juga mengucapkan terima kasih kepada Ketua DPD Partai Nasdem Balikpapan kakak Rizal Effendi,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Nasdem Balikpapan Rizal Effendi mengatakan, secara resmi nanti dilaporkan lagi kepada Isran Noor selaku Ketua Nasdem Provinsi Kaltim, kemudian kepada DPP Nasdem bahwa kondisinya seperti ini.

“Ya tentu kita akan tetap menghargai pelaksanaan Pilkada, dan pilihan-pilihan kita serahkan kepada masyarakat. Dan Nasdem tetap berjuang, tetap mensukseskan Pilkada dan tetap tegar,” kata Rizal.

Rizal menambahkan, di dalam sejarah tidak ada oposisi. Tapi pihaknya tetap dengan jiwa kebesaran bahwa Nasdem tetap menghargai pelaksanaan Pilkada dan ikut serta mensukseskan Pilkada Balikpapan.

“Soal kotak kosong, saya serahkan kepada masyarakat. Masyarakat ingin mana pilihannya, ya itu kan pilihan-pilihan masyarakat yang tadi sudah dijelaskan bahwa memang ada calon ada kotak kosong. Mana yang mau dipilih itu haknya masyarakat,” pungkasnya.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here