Susun Rancangan Teknokratik RPJMD 2021-2024, DPRD Harapkan Bisa Sejahterakan Masyarakat

0
274

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Kota Balikpapan menggelar Konsultasi Publik Penyusunan Rancangan Teknokratik RPJMD Kota Balikpapan Tahun 2021-2024 di auditorium Kantor Wali Kota Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan, Rabu (18/11/2020).

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka menyusun Rancangan Teknokratik RPJMD Kota Balikpapan Tahun 2021-2024 ini dipimpin Asisten II Pemkot Balikpapan Bidang Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Muhammad Noor didampingi Staf Ahli Wali Kota Balikpapan Bidang Sosial, Kesejahteaan dan Pengembangan SDM, Ir. Fachruddin, M.M.T, Kepala Bappeda Litbang Balikpapan Agus Budi Prasetyo dan Konsultan Bappeda dari PT Sinergi Visi Utama, Aan.

Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Ketua DPRD Balikpapan Subari dan anggota Komisi I DPRD Balikpapan Hasanuddin serta para Kepala SKPD, akademisi, hingga pemerhati lingkungan Kota Balikpapan.

Kritik dan masukan dalam kegiatan ini banyak disampaikan oleh para pemerhati lingkungan dan akademisi Kota Balikpapan, seperti penanganan masalah pendidikan, pembangunan, penanganan banjir hingga soal Dana Bagi Hasil (DBH) dari Pemerintah Pusat ke daerah.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan Subari mengatakan, sebagaimana disampaikan tadi bahwa RPJMD ini adalah menu besar untuk siapapun terpilih nanti sebagai Wali Kota Balikpapan yang akan datang.

“Kemudian nanti on the trek terkait dengan pembangunan 2021-2024. Kami sebagai DPRD akan mengontrol, dan mengawasi karena fungsi kita seperti itu, baik terkait budgeting, dan controling serta yang berkaitan dengan aturan yang nantinya berlaku ketika wali kota terpilih,” kata Subari.

Dia berharap, apa yang dipaparkan dalam kegiatan ini sesuai, karena memang apa yang disampaikan tadi adalah keinginan bersama. Apalagi, RPJMD ini substansinya bagaimana bisa mensejahterakan masyarakat kota Balikpapan.

“Kita berharap apa yang dipaparkan tadi sesuai ya, karena memang ini keinginan kita semua bahwa RPJMD ini kan subtansinya bagaimana mensejahterakan masyarakat,” harap Subari.

Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Balikpapan Agus Budi Prasetyo mengatakan, konsultasi publik ini digelar untuk menyusun rancangan Teknokratik RPJMD Kota Balikpapan Tahun 2021-2024. Rancangan Teknokratik RPJMD itu adalah rancangan Teknokratisnya versi Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan terkait apa yang bisa dilakukan sampai 2024.

“Jadi yang kita lakukan adalah pemetaan terhadap potensi yang ada di Balikpapan, masalah-masalah aktual di Balikpapan, termasuk isu-isu strategis,” ujar Agus Budi Prasetyo saat ditemui Kabargupas.com usai acara.

Isu strategis itu, tambah Agus Budi, seperti Balikpapan sebagai penyangga Ibu Kota Negara (IKN) baru, kondisi Covid-19, pertumbuhan ekonomi, kemudian masyarakat ekonomi Asean, itu semua jadi bahan-bahan pertimbangan Bappeda untuk membuat rancangan Teknokratis.

“Rancangan Teknokratis ini nanti kita ibaratkan suatu menu besar tentang program dan kegiatan untuk menyelesaikan masalah yang ada di Balikpapan. Kalau nanti ada Wali Kota sudah defenitif, terpilih, maka visi misinya harus disingkronkan,” pungkasnya.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here