Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melaksanakan mutasi jabatan terhadap sejumlah pejabat di lingkungan kerjanya, Kamis (16/4/2026). Langkah ini dilakukan guna meningkatkan produktivitas, mengoptimalkan kompetensi pegawai sesuai keahlian, serta menciptakan suasana kerja yang lebih segar.
Kegiatan pengambilan sumpah dan janji jabatan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud. Prosesi ini mencakup pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, kepala puskesmas, kepala sekolah, hingga jabatan fungsional tertentu.
Selain pelantikan, kegiatan juga dirangkai dengan pengambilan sumpah Pegawai Negeri Sipil (PNS), penyerahan Surat Keputusan (SK) PNS, serta penyerahan SK pensiun, tali asih Korpri, dan tabungan hari tua bagi aparatur sipil negara (ASN) yang memasuki masa purnatugas per 1 Mei 2026.
Mutasi tersebut mengacu pada Surat Keputusan Wali Kota Balikpapan Nomor: 8.01.3.3/021/BKPSDM/2026 tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Pemkot Balikpapan.
Dalam pelantikan ini, sejumlah pejabat mengalami pergeseran posisi. Adamin Siregar kini menjabat sebagai Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Balikpapan, setelah sebelumnya menjabat Kepala Dinas Sosial. Posisi Kepala Dinas Sosial selanjutnya diisi oleh Arfiansyah, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Balikpapan.
Sementara itu, Edy Gunawan yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Sosial, kini dipercaya mengemban tugas sebagai Staf Ahli Kesejahteraan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Sekretaris Daerah Kota Balikpapan.
Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, dalam sambutannya menyampaikan bahwa mutasi jabatan merupakan bagian dari kebutuhan organisasi, termasuk untuk mengisi kekosongan jabatan, rotasi pengembangan karier, serta mengatasi potensi konflik internal.
“Mutasi ini juga bertujuan untuk menyesuaikan kebutuhan organisasi, sekaligus meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Rahmad.
Rahmad juga mengingatkan para pejabat yang dilantik agar menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan tidak mengendurkan semangat kerja, meskipun di tengah kondisi global yang dinilai tidak menentu.
“Kita semua diberi amanah dan kesempatan untuk mengabdi. Manfaatkan kepercayaan ini untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat, khususnya warga Kota Balikpapan,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya semangat melayani dengan tulus dan ikhlas. Menurutnya, ASN bukan sekadar “pelayan”, melainkan pihak yang memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Dengan keikhlasan dan semangat pengabdian, saya yakin dalam kondisi apa pun, kota ini akan tetap berjalan dengan baik,” pungkasnya.
Poniran | Nur











Comment