Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kota Balikpapan belum terburu-buru menyiapkan langkah politik menghadapi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2029.
Saat ini, partai berlambang kepala garuda tersebut memilih fokus pada penguatan struktur organisasi hingga tingkat akar rumput sambil menunggu arahan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP).
Ketua DPC Gerindra Balikpapan, Muhammad Taqwa, mengatakan konsolidasi internal merupakan agenda utama yang tengah dijalankan partainya. Menurut dia, langkah tersebut juga dilakukan oleh sejumlah daerah lain di Kalimantan Timur sebagai bagian dari persiapan menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Ini hal yang positif dan memang lumrah dilakukan oleh setiap partai politik. Gerindra saat ini sedang fokus melakukan konsolidasi internal, terutama terkait penguatan struktur partai,” kata Taqwa, Senin (8/6/2026).
Ia menjelaskan, sekitar satu bulan lalu Gerindra menggelar rapat koordinasi daerah yang berlangsung di Balikpapan. Selain membahas berbagai isu terkini, kegiatan tersebut juga menitikberatkan pada penguatan organisasi partai.
Menurut Taqwa, konsolidasi dilakukan secara menyeluruh mulai dari tingkat DPC, Pengurus Anak Cabang (PAC), ranting hingga anak ranting. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan kesiapan partai menghadapi pemilu dan pilkada pada masa mendatang.
“Balikpapan saat ini lebih fokus pada konsolidasi struktur partai. Kami memperkuat organisasi di semua tingkatan sebagai bagian dari persiapan menyongsong kontestasi politik yang akan datang,” ujarnya.
Terkait persiapan menghadapi Pilkada 2029, Taqwa menegaskan pihaknya belum membahas secara khusus mengenai figur calon kepala daerah yang akan diusung. Selain karena waktu pelaksanaan yang masih cukup panjang, pihaknya juga masih menunggu kepastian regulasi terkait mekanisme pemilihan kepala daerah.
“Undang-undang pemilu juga belum pasti. Apakah nantinya kepala daerah dipilih oleh DPRD atau tetap dipilih langsung oleh masyarakat seperti sebelumnya. Karena itu, kami fokus terlebih dahulu pada penguatan struktur partai,” jelasnya.
Meski demikian, Taqwa menyebut Gerindra Balikpapan memiliki sejumlah kader yang dinilai layak untuk maju dalam kontestasi kepala daerah. Namun, keputusan mengenai kandidat yang akan diusung sepenuhnya menjadi kewenangan DPP.
“Kalau berbicara kader, Balikpapan memiliki beberapa kader yang layak dan pantas untuk diusung. Tetapi kami satu komando. Apa yang menjadi arahan pusat, itulah yang akan kami laksanakan,” tegasnya.
Ia menambahkan, hingga saat ini belum ada instruksi khusus dari DPP Gerindra terkait penjaringan atau penetapan calon kepala daerah untuk Pilkada 2029. Fokus utama partai masih pada penguatan mesin organisasi.
“Ketika struktur partai sudah mapan dan mesin partai siap bergerak, maka urusan kontestasi kepala daerah akan lebih mudah. Yang jelas, Gerindra siap dalam kondisi apa pun, termasuk jika harus mengusung kader sendiri. Namun seluruh keputusan dan rekomendasi tetap berada di tangan DPP,” pungkasnya.
Poniran | Nur








Comment