Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan memastikan mendukung upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Perhubungan (Dishub) membuat Kota Balikpapan menjadi lebih terang.
Jika tahun sebelumnya program unggulan yang merupakan perwujudan visi dan misi Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud dalam meningkatkan keamanan, kenyamanan, serta kualitas lingkungan perkotaan ini sukses, maka program Balikpapan Terang kembali dilanjutkan pada 2026.
Program Balikpapan Terang ini, tidak hanya difokuskan pada penerangan di jalan-jalan protokol saja, tapi juga menjangkau kawasan permukiman warga, termasuk wilayah yang tergolong kawasan kumuh.
Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, H. Yusri mengatakan, Komisi III DPRD Kota Balikpapan mendukung upaya Dishub Kota Balikpapan dalam menjalankan program unggulannya Wali Kota Balikpapan yakni Balikpapan Terang, salah satunya penerangan jalan umum (PJU) agar kawasan yang sebelumnya gelap, bisa menjadi terang hingga membuat aman warga yang melintas di kawasan tersebut.
“PJU itu kan memang bagian dari program Balikpapan Terang. Ada sekitar 2.673 titik yang tahun 2026 ini akan dilaksanakan. Total ada dua ribu lebih titik pelaksanaannya, tersebar di beberapa wilayah. Di enam kecamatan di Balikpapan itu ada semua,” kata Yusri, Minggu (8/2/2026).
Tapi, tambah Yusti, yang paling Komisi III DPRD Kota Balikpapan minta itu, adalah lampu penerangan jalan umum di Jalan Mukmin Faisal Sepinggan, sekarang jalan baru yang bisa menghubungkan Batakan Balikpapan Timur, Kilometer 8 Jalan Soekarno Hatta Balikpapan Utara dan Sepinggan Balikpapan Selatan.
“Jadi ada 3 kecamatan terinterkoneksi langsung di kawasan tersebut, yakni Balikpapan Selatan, Balikpapan Timur dan Kecamatan Balikpapan Utara,” jelas politikus Partai Golongan Karya (Golkar) tersebut.
Untuk anggaran penunjang program Balikpapan Terang ini, Yusri menegaskan bahwa ada Bantuan Keuangan (Bankeu) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Dan juga ada anggaran dari Pemerintah Kota Balikpapan melalui APBD Kota Balikpapan tahun 2026.
Namun, Wakil Rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Balikpapan Selatan ini tidak menjelaskan berapa nilai Bankeu dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur tersebut serta anggaran dari Pemerintah Kota Balikpapan.
“Saya tidak tahu berapa jelasnya, nanti bisa teman-teman tanyakan ke Dinas Perhubungan Kota Balikpapan berapa jumlah bantuan dari Pemerintah Provinsi tersebut,” pungkasnya.
Poniran | Adv











Comment