Kabargupas.com, NUNUKAN – Komitmen PT PLN (Persero) UID Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat perbatasan terus diwujudkan melalui berbagai program pemberdayaan berkelanjutan.
Melalui Rumah BUMN Nunukan, PLN kembali menghadirkan Program Klasterisasi Tahun 2026 bertajuk “Olahan Kerupuk Peyek” yang diikuti oleh 18 pelaku UMKM di Kabupaten Nunukan pada Selasa (19/5/2026).
Program ini menjadi bagian dari upaya PLN dalam memperkuat kapasitas pelaku usaha kecil agar mampu tumbuh lebih mandiri, inovatif, dan berdaya saing, khususnya di wilayah perbatasan Indonesia.
Tidak hanya menghadirkan pelatihan produksi, kegiatan ini juga memberikan pendampingan terkait pengembangan kualitas produk, strategi pengemasan, hingga pemasaran guna meningkatkan nilai tambah dan daya saing produk UMKM lokal.
Pelaksanaan program merupakan kolaborasi antara Rumah BUMN Nunukan dan PNM Cabang Tarakan dengan melibatkan PKK Kabupaten Nunukan serta UKM Alya Cooking sebagai narasumber pelatihan.
Kolaborasi ini diharapkan mampu membuka peluang yang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk berkembang dan memperkuat ekonomi keluarga maupun masyarakat sekitar.
General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli menegaskan bahwa PLN tidak hanya berfokus menghadirkan listrik yang andal, namun juga terus berupaya memberikan dampak sosial dan ekonomi yang nyata bagi masyarakat melalui program-program pemberdayaan berkelanjutan.
“PLN UID Kaltimra terus berkomitmen mendukung pengembangan UMKM melalui Rumah BUMN sebagai bagian dari upaya memperkuat ekonomi masyarakat. Kami berharap UMKM binaan mampu terus berkembang, menciptakan produk yang inovatif, serta memiliki daya saing hingga mampu menembus pasar yang lebih luas,” ujar Chaliq.
“PLN ingin hadir tidak hanya menerangi masyarakat melalui listrik, tetapi juga membantu menyalakan harapan dan peluang ekonomi bagi masyarakat perbatasan,” imbuh Chaliq.
Koordinator Rumah BUMN Nunukan, Wahyu Dian Ningrum menyampaikan bahwa program klasterisasi menjadi salah satu bentuk pendampingan berkelanjutan yang dirancang untuk membantu UMKM berkembang secara lebih optimal dan berkelanjutan.
“Rumah BUMN Nunukan hadir bukan hanya sebagai tempat pembinaan, tetapi juga sebagai ruang tumbuh bagi UMKM agar mampu berkembang dari sisi inovasi produk, legalitas usaha, hingga pemasaran. Kami berharap program ini dapat terus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya pelaku usaha kecil di wilayah perbatasan,” ujarnya.
Sementara itu, Anggota Pokja 2 PKK Kabupaten Nunukan, Astuti mengapresiasi konsistensi Rumah BUMN Nunukan dalam menghadirkan program-program pemberdayaan yang dinilai sangat membantu masyarakat, khususnya kaum ibu dalam meningkatkan keterampilan dan perekonomian keluarga.
“Program klasterisasi ini sangat baik karena membuka peluang bagi ibu rumah tangga untuk mengembangkan keterampilan sekaligus membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Semoga kegiatan seperti ini terus berjalan dengan menghadirkan inovasi produk dan pendampingan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ungkap Astuti.
Melalui program klasterisasi ini, PLN UID Kaltimra berharap semakin banyak UMKM lokal di wilayah perbatasan yang mampu berkembang secara berkelanjutan dan menjadi penggerak ekonomi masyarakat.
Kehadiran Rumah BUMN Nunukan diharapkan dapat terus menjadi ruang tumbuh bagi pelaku usaha untuk meningkatkan kapasitas, memperluas peluang usaha, serta menciptakan produk lokal yang lebih kompetitif dan bernilai tambah.
Poniran | Ist
Narahubung:
Darry Giovanno
Manager Komunikasi dan TJSL
PLN UID Kaltimra
giovanno.darry@pln.co.id











Comment