Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Telkomsel resmi menutup program Borneo Youth and Community Apprentice Development Program (BEYOND) melalui acara BEYOND Graduation di Kantor Telkomsel Regional Kalimantan pada Sabtu (23/5/2026).
Acara ini dihadiri General Manager Mobile Consumer Business Telkomsel Region Kalimantan Eureka Meliala, Manager Mobile Consumer Telkomsel Branch Balikpapan Ondo H Putra, dan Manager Mobile Consumer GTM and Channel Partnership Telkomsel Region Kalimantan Indra S Negara.
BEYOND menjadi puncak perjalanan 15 talenta muda terbaik dari Institut Teknologi Kalimantan, Universitas Mulia, dan Universitas Terbuka dengan latar belakang studi beragam, mulai dari Ilmu Komunikasi, Teknik Industri, Teknologi Informasi, Desain Komunikasi Visual, hingga Perencanaan Wilayah dan Kota.
BEYOND dirancang sebagai program akselerasi talenta berbasis project nyata selama 3 bulan. Peserta yang disebut BEYOND Talent mengikuti agenda classroom dua minggu sekali bersama mentor praktisi industri. Materi yang diberikan meliputi digital marketing, content strategy, data analytics, product management, public speaking, hingga personal branding.
Tujuannya membekali peserta dengan wawasan praktis dan pemahaman terhadap tuntutan industri digital saat ini. Selama program berjalan, Telkomsel berkolaborasi dengan Paragon, BilinGo, dan Rumah BUMN Pertamina untuk memperkaya wawasan peserta.
BEYOND Talent juga melakukan industrial visit ke Start Up Waste Management Ciro Waste dan Hotel Swissotel Nusantara di IKN. Kunjungan ini memberi pengalaman langsung melihat operasional bisnis berkelanjutan dan industri hospitality berstandar internasional.
General Manager Mobile Consumer Business Telkomsel Region Kalimantan, Eureka Meliala, menyatakan BEYOND menggunakan pendekatan project-based learning karena dunia kerja kini menuntut talenta yang siap berkontribusi.
“Mahasiswa tidak cukup hanya pintar akademis. Melalui BEYOND, mereka belajar berpikir seperti profesional: memahami brief, bekerja dalam tim beragam, dan bertanggung jawab atas hasil kerja,” ujar Eureka Meliala.
“Bagi Telkomsel, ini investasi jangka panjang membangun pipeline talenta digital lokal yang paham konteks Kalimantan dan siap bersaing nasional,” imbuhnya.
Selain kelas, tambah Eureka, 15 peserta dibagi ke dalam empat tim lintas kampus dan program studi antara lain Aetheria, Fantastic Four, Ekatva, dan Vectra. Setiap minggu mereka mengerjakan weekly project untuk mengasah kolaborasi, problem solving, dan adaptabilitas.
Hasil project antara lain desain kreatif, BEYOND Goes to School bareng by.U, Tukar Poin Telkomsel, Telkomsel Ads Challenge, kolaborasi UMKM, hingga LIVE Podcast SUNSET. Peserta terbiasa bekerja dengan deadline, menerima feedback, dan presentasi di hadapan stakeholder layaknya profesional.
Program ini memberi dampak ganda.
Bagi mahasiswa, BEYOND membuka akses pengalaman kerja nyata, membangun portofolio digital, dan memperluas jaringan profesional dengan mentor Telkomsel. Soft skill seperti komunikasi, kepemimpinan, dan ketahanan kerja juga terasah.
Sementara bagi Telkomsel, BEYOND menjadi saluran strategis menemukan talenta lokal berkualitas sejak dini sekaligus memperkuat komitmen pengembangan SDM muda. Ide kreatif peserta juga memberi perspektif baru untuk kampanye yang relevan dengan generasi muda.
Pada BEYOND Graduation, diumumkan pemenang kategori Top Rank Group. Winner Group diraih Vectra, 1st Runner Up Group Ekatva, dan 2nd Runner Up Group Fantastic Four. Selain itu, BEYOND Award juga diberikan kepada talenta dengan performa terbaik antara lain Most Outstanding Talent Sherlinda F, Best BEYOND Captain Aljosa Maynardian, Best Creative Designer Salma Hayek Safira, Best Video Creator M. Rifqy Anwar, dan Best Storyteller Dwifha A Dewantara.
Para BEYOND Talent mengaku program ini mengubah cara pandang mereka terhadap karier. Banyak yang kini tertarik mendalami digital marketing, content creation, hingga startup.
“Hal paling membanggakan dari BEYOND adalah transformasi mindset peserta. Dari yang awalnya ragu, kini mereka percaya diri presentasi di depan manajemen,” ucapnya.
“BEYOND juga jadi jendela bagi Telkomsel untuk memahami aspirasi anak muda Kalimantan. Ke depan, kami harap BEYOND bisa jadi model kolaborasi industri dan kampus yang direplikasi di wilayah lain,” tutup Eureka.
Poniran | Ist









Comment