Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat dalam rangka pemenuhan kebutuhan pokok, pasar murah digelar PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Kilang Balikpapan di wilayah sekitar operasional perusahaan di Balikpapan dan Penajam Paser Utara (PPU).
Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Banua Patra Balikpapan dan Kantor Desa Girimukti PPU ini merupakan rangkaian program pasar murah yang dilaksanakan di sejumlah kota lainnya.
Manager Engineering & Development PT PPN Kilang Balikpapan, Agus Rahmat Jamal menjelaskan, bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian perusahaan dalam membantu masyarakat dalam pemenuhan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
“Program ini hadir untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang terjangkau, sekaligus memperkuat kebersamaan antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan,” ujar Agus, Rabu (21/5/2026).
Pada pelaksanaan di Balikpapan, terang Agus, Pertamina menyediakan sebanyak 2.250 paket sembako. Ke-2.250 paket sembako tersebut dibagi ke warga Balikpapan sebanyak 1.750 paket sembako. Sedangkan kegiatan di PPU tersedia sebanyak 500 paket sembako yang dapat ditebus masyarakat seharga Rp30.000 per paket.
“Program ini menyasar masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan, khususnya kelompok masyarakat prasejahtera serta keluarga yang memerlukan dukungan untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari,” tukasnya.
Ia menambahkan, untuk penerima manfaat di Balikpapan berasal dari 10 kelurahan di sekitar wilayah operasional perusahaan, yaitu Baru Tengah, Baru Ilir, Margasari, Karang Jati, Prapatan, Muara Rapak, Mekarsari, Batu Ampar, Margomulyo, dan Karang Joang.
“Kegiatan ini dilaksanakan dengan mekanisme pembagian bertahap agar pelaksanaan berjalan tertib dan lancar,” tandas Agus.
Lebih lanjut, Agus menyampaikan bahwa tidak hanya berhenti pada penyaluran sembako murah, dana yang terkumpul dari penebusan paket oleh masyarakat juga akan disalurkan kembali untuk kegiatan sosial. Dengan demikian, manfaat program ini diharapkan dapat terus bergulir dan menjangkau masyarakat yang lebih luas.
“Program ini tidak berhenti sampai di sini. Dana yang berhasil terkumpul dari kegiatan ini akan digunakan kembali untuk kegiatan sosial bagi masyarakat Balikpapan,” tutup Agus.
Poniran | Ist











Comment