
Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Akar bajakah, salah satu bahan obat tradisional asal Kalimantan yang diyakini memiliki berbagai khasiat, terus diminati masyarakat. Di Pasar Inpres Kebun Sayur, Balikpapan, Kalimantan Timur, komoditas ini menjadi salah satu produk unggulan yang banyak dicari, termasuk oleh pembeli dari luar daerah.
Akar bajakah sudah dikenal sejak pertama kali ditemukan oleh masyarakat di Kalimantan Tengah beberapa tahun lalu. Tanaman hutan ini juga banyak ditemukan di Kalimantan Timur dan wilayah Kalimantan lainnya, sehingga penjualannya kini semakin marak di berbagai kota dan kabupaten.
Salah satu kios yang menjual akar bajakah berada di Blok H-1 Pasar Inpres. Selain menjual akar bajakah, toko tersebut juga menyediakan berbagai souvenir seperti kalung batu alam, kalung manik-manik, gelang manik, minyak urut khas Dayak, minyak bulus, dan pasak bumi.
Pemilik kios, Zein, mengatakan ia menjual dua jenis akar bajakah, yakni bajakah kuning dan bajakah merah. Menurutnya, keduanya memiliki manfaat serupa untuk membantu penyembuhan berbagai penyakit.
“Dua akar bajakah ini hampir sama manfaatnya. Bedanya, untuk akar bajakah kuning biasanya lebih banyak dibeli untuk membantu penyembuhan diabetes,” ujar Zein, Minggu (23/11/2025).
Harga kedua jenis bajakah tersebut bervariasi. Bajakah kuning kemasan kecil dijual Rp20.000 dan ukuran sedang Rp50.000. Sementara, bajakah merah kemasan kecil dibanderol Rp20.000 dan ukuran sedang Rp35.000 per pak. Akar bajakah juga tersedia dalam bentuk batangan seharga Rp35.000.
Zein menyebut penjualan akar bajakah berjalan cukup baik. Selain masyarakat lokal, banyak pembeli dari luar daerah yang memesan produk tersebut.
“Alhamdulillah, penjualan akar bajakah sangat positif dan lancar, terutama dari pengunjung luar daerah. Peredarannya sudah cukup luas hingga sejumlah wilayah di Indonesia,” ungkapnya.
Menurut Zein, banyak pelanggan dari Jawa, Sulawesi, Jakarta, Sumatra, dan daerah lain yang memesan kembali setelah sebelumnya berkunjung langsung ke tokonya.
“Mereka biasanya sudah pernah merasakan manfaat akar bajakah. Pemesanan dilakukan melalui WhatsApp, lalu kami kirimkan barangnya,” jelasnya.
Zein menambahkan, permintaan dari luar daerah berkisar 20–30 pak per bulan, tergantung kebutuhan pelanggan.
Selain akar bajakah, toko Zein juga menjual pasak bumi untuk stamina pria serta berbagai minyak urut khas Kalimantan, antara lain minyak bubut, minyak Dayak, minyak akar lawang, dan minyak bulus. Produk-produk ini dibanderol dengan harga terjangkau, mulai dari Rp12.500 hingga Rp25.000, sementara pasak bumi dijual Rp35.000 per batang.
Dengan permintaan yang terus meningkat, Pasar Inpres Kebun Sayur tetap menjadi salah satu pusat penjualan obat tradisional dan kerajinan khas Kalimantan yang banyak diminati wisatawan maupun pelanggan dari berbagai daerah.
Fauzi | Nur










Comment