by

Ancaman El Nino 2026: BPBD Balikpapan Siaga Satu, Warga Diimbau Tampung Air

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Kota Balikpapan bersiap menghadapi tantangan cuaca ekstrem. Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan, Usman Ali, mengeluarkan peringatan dini terkait fenomena El Nino yang diprediksi akan melanda mulai Mei hingga September 2026.

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), durasi kemarau panjang ini diperkirakan berlangsung selama lima bulan. Menanggapi hal tersebut, Usman mengimbau warga Kota Balikpapan untuk mulai melakukan langkah antisipasi mandiri sejak dini.

“Kami mengimbau masyarakat untuk mulai mempersiapkan penampungan air. Prediksi kekeringan atau kemarau panjang ini cukup lama, jadi ketersediaan air bersih harus menjadi perhatian kita bersama, karena bisa mengalami krisis selama El Nino,” ujar Usman Ali, Rabu (6/5/2026).

Selain krisis air, tambah Usman, sapaan akrabnya, suhu panas yang mulai terasa di Balikpapan juga meningkatkan risiko kebakaran. Usman menegaskan agar warga menghentikan kebiasaan membakar sampah, terutama di lokasi yang berdekatan dengan lahan kering atau hutan.

“Jangan memicu api sekecil apa pun. Kami meminta masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan karena dampaknya bisa meluas menjadi kebakaran hutan maupun permukiman,” tegasnya.

Untuk memperkuat pengawasan di lapangan, BPBD Kota Balikpapan juga aktif melakukan koordinasi lintas sektoral untuk mengantisipasi resiko bencana.

Ia juga meminta pihak kelurahan maupun kecamatan untuk bersinergi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas serta organisasi dibawahnya dalam melakukan pengawasan melekat di lingkungan permukiman.

Ia mengatakan, meski hujan sesekali masih turun, BPBD tidak ingin kecolongan. Usman memastikan bahwa langkah sosialisasi ke kelurahan terus berjalan rutin. Dari sisi teknis, kesiapan armada dan personel kini ditingkatkan menjadi status siaga penuh.

“Kesiapsiagaan personel tetap 1×24 jam. Kami menyiagakan petugas di 6 sektor yang tersebar di Balikpapan. Armada juga sudah kami pastikan dalam kondisi prima, sehingga sewaktu-waktu dibutuhkan, tim langsung bergerak cepat,” tandas Usman.

“Masyarakat juga kami minta aktif melaporkan jika melihat adanya titik api melalui layanan darurat agar penanganan dapat dilakukan secara instan sebelum api meluas,” pungkasnya. (*/zi/Adv Diskominfo Balikpapan).

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed