Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Penjualan sepatu safety di Pasar Inpres, Kebun Sayur, Balikpapan Barat, terus menjadi incaran para pekerja proyek besar, termasuk proyek RDMP Pertamina, perusahaan swasta, hingga pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Salah satu pedagang sepatu safety, Zainal, mengungkapkan bahwa mayoritas pembelinya merupakan karyawan proyek, baik yang berasal dari Balikpapan maupun dari luar daerah. Ia menjelaskan bahwa di tokonya tersedia dua jenis sepatu safety, yakni produk pabrikan dan produk home industri.
“Untuk yang pabrikan kita pesan langsung dari Jakarta. Bahannya asli kulit dan alasnya menggunakan teknik press. Sementara produk home industri kebanyakan dikirim dari Jawa Timur, dengan bahan semi kulit hasil kerajinan UMKM,” ujarnya, Sabtu (29/11/2025).
Menurut Zainal, sepatu safety buatan home industri banyak dibeli oleh pekerja proyek jangka pendek, seperti kontraktor dengan masa kerja lima hingga enam bulan. Harga produk home industri berkisar antara Rp200.000 hingga Rp500.000. Sementara itu, sepatu safety pabrikan dibanderol mulai Rp500.000 hingga Rp4.000.000, tergantung merek.
“Sepatu pabrikan ini bukan hanya lebih mahal, tetapi juga berlisensi. Untuk kualitas nomor satu stoknya sudah sangat minim bahkan hampir tidak ada karena harus impor,” jelasnya.
Ia menambahkan, sepatu safety pabrikan umumnya digunakan oleh pekerja proyek jangka panjang, seperti proyek RDMP Pertamina Balikpapan. Meski begitu, penggunaan sepatu safety di proyek tersebut cukup berimbang antara pabrikan dan home industri, tergantung kebijakan perusahaan.
Zainal menyebutkan bahwa sejak adanya proyek RDMP, penjualan sepatu safety meningkat signifikan. Hal serupa terjadi ketika proyek IKN mulai berjalan beberapa tahun lalu.
“Di awal proyek RDMP, penjualan naik sekitar 40 persen. Untuk sekarang naik turun karena proyeknya sudah hampir selesai dan beberapa kontraktor serta subkontraktor sudah habis masa kontraknya,” terangnya.
Meski demikian, Zainal menilai pemasaran sepatu safety tetap menjanjikan karena permintaan tidak hanya datang dari proyek RDMP, tetapi juga dari perusahaan kontraktor swasta di Balikpapan.
“Untuk wilayah Kaltim, Pasar Inpres ini pusat penjualan sepatu safety. Mulai dari pabrikan kualitas rendah sampai tinggi, semuanya ada di sini. Termasuk yang produk semi kulit, hanya di sini pusatnya,” pungkasnya.
Fauzi | Nur











Comment