by

Dikira Bangkai Tikus, Petugas Kebersihan Sungai di Balikpapan Temukan Janin Bayi

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Warga di Kelurahan Damai Bahagia, Kecamatan Balikpapan Selatan, digegerkan dengan penemuan sesosok janin bayi di pinggir Parit Besar Daerah Aliran Sungai (DAS) Sungai Damai Bahagia, Rabu (14/1/2026) pagi.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 09.00 WITA oleh petugas kebersihan sungai saat melakukan pembersihan sampah di area floating barrier (pelampung penahan sampah) di Jalan Jenderal Sudirman RT 12 No. 429.

Saksi pertama, Hasim (46), seorang karyawan swasta, bersama rekannya Sugianto, awalnya mengira benda yang mengapung di sungai tersebut merupakan bangkai tikus.

“Awalnya saya kira bangkai tikus, tapi setelah saya dekati, saya melihat bentuk tangan menyerupai manusia. Setelah diangkat, kami pastikan bahwa benda tersebut adalah bayi manusia,” kata Hasim.

Mengetahui hal tersebut, Hasim bersama rekannya segera membawa janin ke pinggir sungai dan melaporkan kejadian itu kepada Ketua RT setempat serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Damai Bahagia.

“Mengetahui memang benda tersebut adalah janin yang diduga dibuang orang tuanya tersebut, maka janin kemudian kita bawa ke pinggir sungai,” jelasnya.

Menindaklanjuti laporan warga, Perwira Pengawas (Pawas) Polsek Balikpapan Selatan bersama personel piket fungsi dan Unit Reserse Intelijen tiba di lokasi untuk melakukan pengamanan dan identifikasi awal. Selanjutnya, petugas menghubungi Tim Inafis Polresta Balikpapan untuk penanganan lebih lanjut.

Janin tersebut kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan guna menjalani pemeriksaan medis.

Kapolsek Balikpapan Selatan, Kompol Abu Sangit, membenarkan peristiwa tersebut dan menyampaikan bahwa proses penyelidikan sedang dilakukan oleh kepolisian.

Sementara itu, Kasi Humas Polresta Balikpapan, Ipda Sangidun, menyampaikan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) sementara. Berdasarkan pemeriksaan awal, janin tersebut berjenis kelamin laki-laki dengan usia kandungan diperkirakan sekitar delapan bulan dan ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

“Kami mengimbau kepada masyarakat, warga, maupun keluarga yang merasa kehilangan anggota keluarganya, atau pihak yang merasa khilaf atas perbuatannya, agar segera melapor ke kantor polisi terdekat atau melalui Call Center 110,” ujar Sangidun.

Saat ini, kasus penemuan janin tersebut dalam penanganan Satreskrim Polresta Balikpapan, khususnya Unit Inafis, guna mengungkap motif dan pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut.

Poniran | Nur

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed