by

Dugaan Pelecehan Seksual di KONI Balikpapan Viral, Gasali: No Coment

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Dugaan pelecehan seksual yang diduga melibatkan salah satu pengurus inti Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Balikpapan tengah menjadi sorotan publik dan viral di media sosial Instagram, Senin (27/4/2026).

Kasus ini diduga menimpa seorang staf perempuan yang sedang menjalani masa magang di organisasi tersebut. Informasi mengenai kasus tersebut mulai mencuat sekitar sepekan terakhir dan ramai diperbincangkan, baik di kalangan internal pengurus KONI, maupun masyarakat sekitar.

Sejumlah pihak menyayangkan munculnya dugaan tindakan tidak pantas tersebut, terlebih karena korban disebut mengalami tekanan psikologis.

“Iya, saya dengar dari teman-teman kalau salah satu pengurus inti KONI Kota Balikpapan diduga melakukan pelecehan terhadap seorang staf wanita yang sedang magang. Bahkan, dugaan pelecehan seksual ini viral di Instagram,” ujar Iwan, warga Telagasari.

Menurutnya, dugaan tersebut awalnya dianggap sebagai candaan oleh pihak tertentu. Namun, hal itu justru dinilai dapat memperburuk kondisi korban. Informasi yang beredar menyebutkan korban mengalami trauma dan merasa takut untuk bertemu dengan orang lain, bahkan enggan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwajib karena malu.

“Sangat disayangkan jika hal seperti ini dianggap candaan. Informasinya korban mengalami trauma dan takut melapor ke polisi,” tambahnya.

Salah satu pengurus KONI Balikpapan yang enggan disebutkan namanya mengaku telah mendengar kabar tersebut sejak beberapa hari terakhir. Ia menyebutkan bahwa isu ini tengah menjadi pembahasan hangat di grup komunikasi internal pengurus.

“Informasi ini sudah beredar sekitar sepekan dan ramai dibicarakan di grup WhatsApp pengurus. Sangat memalukan. Korbannya staf. Informasinya, korban bukan tidak berani lapor polisi, tapi karena malu. Apalagi korban dari keluarga yang berada. Kasihan anak ini kerjanya bagus dilecehkan,” ujarnya.

“Sebagian teman-teman mengupayakan lanjut ke polisi, biar kapok. Memalukan orang (diduga pelaku, red) seperti itu. Harusnya, ketua kejar dan langsung non aktifkan, tapi sayangnya lambat dan terviralkan duluan,” sambungnya.

Akibat dugaan kasus ini, kondisi internal KONI Balikpapan dikabarkan memanas. Sejumlah pengurus mengecam keras dugaan tindakan tersebut, sementara sebagian lainnya dinilai cenderung memberikan perlindungan terhadap terduga pelaku. Situasi ini diduga menyebabkan perpecahan di tubuh organisasi dan memperkeruh dinamika kepengurusan.

Sementara itu, Ketua KONI Kota Balikpapan, Gasali saat ditemui wartawan di Kantor DPRD Jalan Jenderal Sudirman untuk konfirmasi, memilih tak mau berkomentar. “No coment dulu,” kata Gasali, singkat.

Poniran | Nur

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed