Kabargupas.com, BONTANG – PT PLN (Persero) UID Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) terus memperkuat upaya edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada generasi muda melalui kegiatan sosialisasi dan edukasi keselamatan listrik yang dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Bontang kepada para pelajar di SMK Putra Bangsa, belum lama ini.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam membangun budaya sadar listrik sejak dini sekaligus mendorong para pelajar menjadi pelopor keselamatan ketenagalistrikan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, para siswa diberikan pemahaman mengenai bahaya jaringan listrik, penggunaan instalasi listrik yang aman, hingga risiko aktivitas di sekitar jaringan listrik seperti bermain layangan yang dapat memicu gangguan kelistrikan maupun membahayakan keselamatan.
Kepala sekolah SMK Putra Bangsa, Muslimin, menyampaikan apresiasinya atas edukasi yang diberikan PLN kepada para siswa. Menurutnya, pemahaman terkait keselamatan listrik sangat penting karena aktivitas di lingkungan sekolah tidak lepas dari penggunaan tenaga listrik.
“Karena aktivitas di sekolah selalu bersentuhan dengan listrik. Penggunaan listrik kami mencapai 13.200 Watt dan hampir seluruh fasilitas menggunakan tenaga listrik. Maka kegiatan sosialisasi terkait bahaya listrik ini sangat dibutuhkan agar kami lebih paham,” ujarnya.
Muslimin menambahkan, materi keselamatan ketenagalistrikan juga menjadi bagian penting dalam membangun kesadaran siswa terhadap aspek keselamatan dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan PLN terus berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan yang andal sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan pemanfaatan tenaga listrik.
“Edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada pelajar merupakan langkah strategis untuk membangun budaya sadar listrik sejak dini. PLN berharap para siswa dapat menjadi pelopor keselamatan kelistrikan di lingkungan masing-masing sehingga tercipta pemanfaatan listrik yang aman, nyaman, dan berkelanjutan,” ujar Chaliq, dalam keterangan resminya, Kamis (28/5/2026).
Ia menambahkan, PLN UID Kaltimra akan terus secara rutin melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi keselamatan ketenagalistrikan kepada masyarakat, khususnya pelajar di wilayah Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara sebagai bagian dari upaya membangun kesadaran dan kepedulian terhadap penggunaan listrik yang aman.
Manager PLN UP3 Bontang, Sri Wahyuningsih, mengatakan edukasi keselamatan ketenagalistrikan menjadi langkah penting dalam membangun budaya sadar listrik di masyarakat, khususnya generasi muda.
“Melalui kegiatan ini, PLN berharap para pelajar dapat menjadi agen edukasi di lingkungan sekitar terkait pentingnya keselamatan ketenagalistrikan. Pemahaman sejak dini mengenai bahaya listrik sangat penting untuk mencegah terjadinya kecelakaan serta menjaga keandalan pasokan listrik,” ungkap Sri Wahyuningsih.
Pada kesempatan tersebut, PLN juga mengingatkan bahaya bermain layangan di dekat jaringan listrik yang berpotensi menyebabkan gangguan kelistrikan serta membahayakan keselamatan. PLN turut mengimbau masyarakat untuk menggunakan instalasi listrik sesuai standar dan menjaga jarak aman pohon dari jaringan listrik minimal tiga meter.
Selain itu, PLN mengajak para pelajar menjadi agen bijak kelistrikan dengan turut berperan aktif menyebarkan edukasi keselamatan ketenagalistrikan.
Poniran | Ist











Comment