by

Halili Gelar Dialog, Persoalan Banjir Masih Jadi Keluhan Warga Gunung Samarinda

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Guna menampung aspirasi masyarakat, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Halili Adinegara menggelar Dialog Warga di kediaman pribadinya di kawasan Wonorejo, Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara, Minggu (15/3/2026).

Kegiatan yang juga bertujuan meningkatkan tali silaturahmi antar warga dengan Wakil Rakyat Kota Minyak ini membahas tentang perkembangan pembangunan Kota Balikpapan. Acara ini dihadiri oleh anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Safruddin dan anggota DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Damayanti.

Dalam kegiatan ini, sejumlah usulan, masukan maupun keluhan masyarakat disampaikan warga, diantaranya usulan pembangunan Posyandu, pembangunan drainase dan penanganan banjir.

Warga Wonorejo, Suripno menyampaikan uneg-unegnya bahwa dirinya masih mempertanyakan pembangunan Posyandu serta pembangunan drainase sodetan dari RT 41 dan RT 26, karena di lokasi tersebut banjir kerap terjadi.

“Untuk pembangunan drainase di RT 41 dan 26, itu juga akan bisa mengurai banjir yang dari atas. Juga insyaallah tahun ini juga ya Pak Halili,” kata Suripno.

Tak hanya itu, khusus RT 26, tapi ini dampak dari RT 49, 46, 43, 42 dan 41, terutama di RT 26, yang di SMKN 2 Balikpapan, banjir menghantui warga karena drainase di sekolah yang kewenangannya ada di Pemerintah Provinsi Kaltim tersebut ditutup, menyebabkan terjadinya sedimentasi dan penyumbatan hingga banjir terjadi di lingkungan sekitar.

“Untuk penanganan seperti apa. Karena kalau setiap hujan deras air yang menyeberang ke SMKN 2 tidak bisa karena drainase di sekolah tersebut tertutup permanen. Mohon arahannya,” tambahnya.

Menanggapi keluhan warga tersebut, Halili Adinegara serta anggota DPRD Kaltim, Damayanti, menyampaikan bahwa pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk menangani permasalahan ini, terutama dalam penanganan banjir yang kerap terjadi di wilayah tersebut.

“Untuk penanganan banjir, kita usahakan semuanya tertangani. Namun, untuk melakukan secara cepat dirinya tidak bisa menjamin karena terkendala minimnya anggaran, baik dari pemerintah kota maupun pemerintah provinsi Kaltim. Insyaallah akan kita perjuangkan,” kata Halili.

Halili juga menyampaikan, bahwa tidak hanya persoalan banjir yang jadi perhatian, tapi semua permasalahan dan usulan warga juga mendapat perhatian, seperti penanganan Posyandu, maupun lainnya.

“Untuk Posyandu, tadi sudah disampaikan bahwa Pak Safruddin sudah siap membantu listriknya. Alhamdulillah, listrik untuk Posyandu saat ini aman berkat beliau,” pungkasnya.

Poniran | Adv

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed