
Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Sejumlah komoditas sayuran di Pasar Pandansari mengalami kenaikan harga dalam sepekan terakhir. Kenaikan terjadi pada wortel, kembang kol, bawang prei, dan bawang merah.
Sementara itu, beberapa jenis sayuran lainnya masih stabil, sedangkan mentimun justru mengalami penurunan harga yang cukup drastis.
Isul, salah satu pedagang sayuran di Pasar Pandansari, mengungkapkan bahwa kenaikan harga beberapa komoditas dipengaruhi oleh kondisi cuaca di daerah pemasok. Pasokan wortel, kembang kol, dan bawang prei berasal dari Jawa dan Sulawesi yang belakangan sering diguyur hujan, sehingga panen tidak maksimal.
“Kenaikan sejumlah sayuran ini dipengaruhi oleh cuaca. Hujan sering turun di daerah penyuplai, seperti Jawa dan Sulawesi, jadi petani tidak bisa panen maksimal,” ujar Isul, Sabtu (22/11/2025).
Ia menjelaskan, kenaikan harga terjadi dalam satu minggu terakhir. Sementara bawang merah diperkirakan mulai naik sejak 23 November 2025. “Bawang merah sudah naik dari Rp38.000 menjadi Rp43.000–Rp45.000 per kilogram sesuai barang yang baru masuk. Kalau bawang putih dan bombay masih stabil,” jelasnya.
Adapun harga komoditas yang naik antara lain:
• Wortel: dari Rp12.000–Rp13.000 menjadi Rp15.000–Rp16.000 per kilogram
• Bawang prei: dari Rp24.000 menjadi Rp30.000 per kilogram
• Kembang kol: dari Rp25.000 menjadi Rp35.000 per kilogram
Sementara itu, sejumlah harga sayuran lain masih stabil, seperti:
• Kentang: Rp16.000–Rp18.000 per kilogram
• Kol: Rp10.000 per kilogram
• Labu siam: Rp7.000–Rp8.000 per kilogram
• Sawi putih: Rp15.000–Rp16.000 per kilogram
“Labu siam biasanya jarang naik harganya, kecuali menjelang Lebaran atau momen ketupatan,” tambah Isul.
Di sisi lain, harga mentimun justru turun tajam. Setelah sebelumnya mencapai Rp12.000 per kilogram, kini anjlok menjadi Rp3.000 per kilogram.
“Turunnya mulai minggu ini karena panen petani cukup banyak. Harga per karung sebelumnya Rp600.000, sekarang tinggal Rp150.000. Harga eceran jadi Rp3.000 per kilogram,” ujarnya.
Fauzi | Nur











Comment