Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-XXIX Tahun 2025 yang digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) dan dipimpin langsung Wakil Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia (Wamendagri), Bima Arya Sugiarto, berlangsung lancar.
Pada peringatan Otda ke-XXIX Tahun 2025 ini, berbagai harapan disampaikan seluruh elemen masyarakat Kota Balikpapan, tak terkecuali harapan tentang kesejahteraan masyarakat.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan, Alwi Alqadri berharap bahwa otonomi daerah ini, dari daerah harus bisa kembali ke daerah. Selain itu, Alwi Alqadri juga telah menyampaikan kepada Wamendagri terkait dengan efisiensi anggaran.
“Saya berharap dari daerah harus kembali ke daerah. Saya sampaikan juga sama Wamen tadi, terkait yang memang selama ini menjadi pertanyaan daerah yakni adanya efisiensi,” kata Alwi Alqadri, ditemui media ini usai kegiatan, Jum’at (25/04/2025).
“Itu sangat menarik, apa yang disampaikan bahwa efisiensi ini, sebenarnya selain kebijakan tapi memang betul-betul yang terarah. Jangan sampai ada anggaran yang sekiranya hanya buang-buang anggaran, tapi tidak mengena masyarakat,” tambah Alwi Alqadri.
Karena, menurut Alwi, sapaan akrabnya, kekhawatiran dirinya adalah banyaknya anggaran-anggaran yang terpangkas, yang biasa dilaksanakan, namun tiba-tiba ada 20, 30 bahkan sampai 50%, dipotong.
“Tadi imbauan dari Wamen (efisiensi anggaran, red), memang semata-mata bukan karena pengurangan, tetapi ini bisa bermanfaat langsung ke masyarakat, yakni anggaran skala prioritas untuk masyarakat,” tukasnya.
Menurut politisi Partai Golkar ini, tidak ada maksud dan tujuan untuk memotong anggaran yang memang skala prioritas. Namun, karena dirinya masih baru menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Balikpapan, maka dia masih belum terlalu paham, apa saja kemarin yang didapatkan.
Untuk mengetahui apa saja yang sudah didapatkan Balikpapan pada otonomi daerah ini, Alwi juga akan berkoordinasi, dengan Walikota Balikpapan maupun Gubernur Kalimantan Timur.
“Kita berharap hasil-hasil daerah juga bisa dinikmati oleh daerah. Kita di daerah ini harus bisa menikmati hasil dari daerah, jangan seluruhnya lari ke pusat semua,” ujar Alwi.
Lebih lanjut, tambah Alwi, hal ini yang nanti didiskusikan dengan Walikota. Apalagi ada efisiensi anggaran seperti banyaknya anggaran yang terpotong.
“Yang biasa dijalankan setiap tahun, tiba-tiba ada pengurangan anggaran. Tapi menurut saya, apa yang disampaikan Pak Wamen bagus saja, karena ini supaya langsung mengarah ke masyarakat,” pungkasnya.
Poniran | Nurhayati











Comment