Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Listrik yang tetap menyala di rumah-rumah, rumah sakit, pusat pelayanan publik, hingga ruang-ruang aktivitas masyarakat, lahir dari dedikasi ribuan pekerja yang bekerja tanpa mengenal waktu.
Di balik terang yang hadir setiap hari, ada insan-insan PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (UID Kaltimra) yang terus bergerak memastikan keandalan listrik tetap terjaga di seluruh Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara.
Momentum Hari Buruh 2026 menjadi pengingat bahwa pelayanan kelistrikan tidak hanya dibangun oleh teknologi dan infrastruktur, tetapi juga oleh semangat pengabdian para pekerja yang tetap hadir di garis depan dalam berbagai kondisi.
Sejak pagi hingga larut malam, insan PLN UID Kaltimra menjalankan tugas di berbagai lini. Ada yang memantau sistem kelistrikan di ruang kontrol, menyusuri jaringan listrik di lapangan, mendatangi pelanggan dari rumah ke rumah, hingga memastikan setiap laporan dan pelayanan dapat ditangani dengan cepat dan optimal.
Bagi mereka, menjaga listrik tetap andal bukan sekadar pekerjaan, melainkan amanah yang dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
Salah satunya dirasakan oleh Muhammad Pringgoloyo, petugas Pelayanan Teknik (Yantek) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Balikpapan Utara, yang setiap hari turun langsung memastikan pasokan listrik tetap aman bagi masyarakat.
“Setiap hari kami berangkat dengan satu tujuan yang sama, memastikan listrik tetap menyala untuk masyarakat. Terkadang harus menghadapi cuaca hingga kondisi yang tidak mudah, tapi itu sudah menjadi bagian dari tanggung jawab kami,” ungkap Pringgoloyo.
Di sisi lain, operator sistem menjaga fokus memantau pergerakan kelistrikan agar sistem tetap aman dan andal tanpa gangguan. Tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) bekerja dengan ketelitian tinggi menghadapi tegangan listrik tanpa melakukan pemadaman.
Sementara petugas pencatat meter, customer service, Contact Center PLN 123, tim distribusi, perencanaan, administrasi, keamanan, hingga driver menjalankan perannya masing-masing demi memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.
Mereka mungkin tidak selalu terlihat. Namun dedikasi mereka hadir dalam setiap aktivitas masyarakat yang tetap berjalan, dalam setiap rumah yang tetap terang, dan dalam setiap layanan yang terus menyala tanpa henti.
Ketua DPD Serikat Pekerja PLN UID Kaltimra, Anggriawan Reza Kusuma, menyampaikan bahwa Hari Buruh menjadi momentum untuk menghargai seluruh insan PLN yang selama ini bekerja dengan penuh dedikasi dalam menjaga pelayanan kelistrikan.
“Hari Buruh adalah momentum untuk menghargai setiap insan yang bekerja dengan penuh tanggung jawab. Kami melihat langsung bagaimana rekan-rekan di lapangan bekerja tanpa mengenal waktu, dengan risiko yang tidak kecil, namun tetap menjunjung tinggi profesionalisme dan keselamatan. Ini adalah bentuk pengabdian yang patut diapresiasi,” ujar Reza.
Sementara itu, General Manager PLN UID Kaltimra, Muchamad Chaliq Fadli, menegaskan bahwa keandalan listrik yang dirasakan masyarakat merupakan hasil dari kerja kolektif seluruh insan PLN di berbagai lini.
“Di balik listrik yang andal, ada dedikasi luar biasa dari para petugas kami di lapangan maupun di balik layar. Mereka hadir bukan hanya menjalankan pekerjaan, tetapi memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman setiap hari,” kata Chaliq, dalam keterangan resminya, Jumat (8/5/2026).
Momentum Hari Buruh ini menjadi pengingat bahwa setiap terang yang dinikmati masyarakat lahir dari kerja keras, pengorbanan, dan semangat pengabdian yang terus menyala,” tegasnya.
Bagi PLN UID Kaltimra, Hari Buruh bukan sekadar peringatan tahunan. Momentum ini menjadi penghormatan bagi seluruh insan yang terus menjaga terang tetap hadir bagi masyarakat, bahkan ketika banyak orang tengah beristirahat. Di balik setiap listrik yang andal, ada dedikasi para pekerja yang terus menyala tanpa henti.
Poniran | Ist











Comment