by

Soroti Kenaikan Harga Sembako, DPRD Balikpapan Minta TPID Sigap Kendalikan Inflasi

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, yang dipicu dinamika politik global di Timur Tengah, mendapat perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan.

Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman, mengatakan tren kenaikan harga bahan pokok, terutama menjelang momen tertentu, berpotensi memicu inflasi dan harus menjadi perhatian bersama.

Ia meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) agar lebih sigap dalam menjaga stabilitas harga di pasaran, sehingga tidak membebani masyarakat.

“Perlu sering dilakukan sosialisasi dan turun langsung ke lapangan untuk mengetahui kondisi pasar yang sebenarnya. Jangan sampai hanya satu pihak saja yang bergerak tanpa memahami situasi riil di lapangan,” ujar Yono Suherman saat ditemui di Kantor DPRD Balikpapan, Kamis (9/4/2026).

Menurutnya, kondisi ini juga berpotensi dimanfaatkan oleh oknum pelaku usaha yang tidak bertanggung jawab untuk menaikkan harga komoditas secara tidak wajar. Hal tersebut dikhawatirkan dapat menimbulkan persoalan yang lebih luas, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Politikus Partai Nasional Demokrasi (NasDem) Kota Balikpapan tersebut, mengungkapkan, bahwa saat ini masyarakat mulai banyak mengeluhkan kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok. Oleh karena itu, ia mendorong adanya koordinasi intensif antarinstansi terkait.

“Kami, tentunya mendorong setiap instansi yang berkaitan untuk instensif melakukan koordinasi guna mencegah terjadinya inflasi di Balikpapan,” tandas Yono Suherman.

Tak hanya itu, Yono Suherman juga mengusulkan agar dilakukan rapat dengar pendapat (RDP) dengan pihak-pihak terkait, seperti Bank Indonesia, Dinas Perdagangan Kota Balikpapan, dan instansi lainnya, guna mencari solusi konkret dalam menstabilkan harga.

“Kami berharap instansi terkait bisa turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi yang terjadi, sekaligus mengantisipasi berbagai dampak yang mungkin timbul,” tambahnya.

Yono, sapaan akrabnya menegaskan, langkah cepat dan tepat sangat diperlukan mengingat situasi saat ini dinilai cukup rawan, baik akibat isu nasional maupun internasional yang turut memengaruhi kondisi ekonomi daerah.

“Langkah cepat dan tepat sangat diperlukan mengingat situasi saat ini dinilai cukup rawan, baik akibat isu nasional maupun internasional yang turut memengaruhi kondisi ekonomi daerah, tak terkecuali Kota Balikpapan,” pungkasnya.

Poniran | Adv

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed