Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Open house hari raya Idulfitri 1447 Hijriyah atau Lebaran 2026 juga digelar seorang pengusaha kuliner di Balikpapan, Kalimantan Timur, Rudy Setiawan, pada Minggu (22/3/2026).
Owner Restoran Kepiting Dandito ini menggelar open house Lebaran di hari kedua di kediaman pribadinya di kawasan Gunung Bakaran, Jalan Marsma Iswahyudi Balikpapan, yang juga menjadi tempat usahanya kulinernya.
Ratusan warga silih berganti merayakan Lebaran bersama Rudy Setiawan dan keluarga besarnya. Mereka menemui Rudy Setiawan untuk menyampaikan selamat Idulfitri sembari berjabat tangan untuk saling maaf memaafkan di hari yang fitrah ini.
Aneka hidangan Lebaran disajikan Rudy Setiawan untuk para tamu yang datang ke rumahnya. Mereka adalah warga sekitar, kerabat hingga sanak dan handai taulan, yang memanfaatkan momentum Lebaran ini untuk saling memaafkan untuk kembali fitrah di hari kemenangan ini setelah 1 bulan lamanya menjalankan ibadah puasa Ramadan.
Ditemui media ini, Rudy Setiawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh warga yang datang bersilaturahmi untuk merayakan Lebaran bersama. Dirinya mengaku sengaja menggelar open house di hari kedua Idulfitri, karena di hari pertama Lebaran dimanfaatkan untuk bersilaturahmi dengan orang tua, dan keluarganya, baik keluarga dari istri, besan, serta lainnya.
“Open house ini rutin digelar setiap Lebaran di hari kedua. Karena, hari pertama Lebaran kita berkunjung dan bersilaturahmi ke saudara, orang tua, kerabat dekat serta lainnya. Alhamdulillah, semuanya lancar dan tidak ada kendala apapun,” kata Rudy.
Menurut Rudy, momentum Idulfitri merupakan waktu yang tepat untuk memperbaiki hubungan, baik dalam lingkup keluarga maupun masyarakat. Tradisi berkunjung dan bersilaturahmi di hari raya ini menjadi sarana efektif untuk saling membuka hati dan mempererat komunikasi.
“Nilai kebersamaan yang tercipta saat Lebaran dapat terus terjaga dalam kehidupan sehari-hari. Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan sosial sebagai bagian dari membangun masyarakat yang harmonis,” ujar Rudy.
“Yang terpenting adalah kebersamaan dan keikhlasan dalam saling memaafkan. Kesederhanaan justru membuat silaturahmi terasa lebih dekat dan tulus,” imbuhnya.
Rudy yang juga owner Gifta Garden ini juga menyampaikan bahwa makna dari perayaan Idulfitri. Menurutnya, Idulfitri adalah hari raya kemenangan umat Islam setelah sebulan penuh berpuasa Ramadan, yang dimaknai sebagai kembalinya manusia ke fitrah (kesucian) hati dan jiwa.
“Momen ini menandai berakhirnya puasa, ajang syukur, introspeksi diri, saling memaafkan, serta peningkatan ketaatan kepada Allah SWT setelah berhasil menaklukkan hawa nafsu,” tutur Rudy.
“Idulfitri adalah perwujudan rasa terima kasih kepada Allah SWT atas nikmat keimanan dan kemampuan untuk menjalankan ibadah puasa serta qiyamul lail selama Ramadan,” pungkasnya.
Poniran | Nur











Comment