Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 tahun 2026 menjadi momentum untuk memperkuat persatuan dan memperkokoh silaturahmi antaranak bangsa.
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud usai memimpin upacara pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka peringatan Hari Kebangkitan Nasional di halaman Kantor Wali Kota Balikpapan, Jalan Jenderal Sudirman, Balikpapan, Kalimantan Timur, Rabu (20/5/2026).
Rahmad mengatakan, makna Hari Kebangkitan Nasional tidak terlepas dari keberagaman bangsa Indonesia yang terbentang dari Sabang sampai Merauke.
“Momentum Hari Kebangkitan Nasional ini harus menjadi pengingat bagi kita untuk mempererat dan memperkokoh silaturahmi sebagai anak bangsa,” kata Rahmad.
Menurutnya, yang paling penting dari peringatan tersebut adalah menjaga keutuhan bangsa agar masyarakat tidak mudah terpecah belah maupun terprovokasi oleh berbagai informasi yang dapat memicu perpecahan.
Ia menilai, di tengah perkembangan media dan arus informasi saat ini, masyarakat harus lebih bijak dalam menyikapi berbagai isu yang berkembang.
“Jangan sampai kita mudah terpecah belah dengan latar belakang suku, budaya, maupun agama. Justru perbedaan itu harus menjadi kekuatan untuk mempersatukan bangsa,” ujarnya.
Orang satu di Kota Minyak tersebut juga menyinggung semangat perjuangan organisasi Budi Utomo yang menjadi tonggak kebangkitan nasional. Menurutnya, semangat tersebut harus terus dijaga sebagai landasan untuk menyatukan seluruh elemen masyarakat Indonesia.
“Budi Utomo lahir dari pergerakan nasional yang mengayomi semua golongan dan menyatukan anak-anak bangsa. Semangat itulah yang harus terus kita jaga,” tambahnya.
Dalam menghadapi dinamika kehidupan saat ini, Rahmad menegaskan tidak ada hal khusus yang perlu dievaluasi. Namun, ia mengingatkan pentingnya berpegang teguh pada cita-cita para pendiri bangsa yang menginginkan persatuan seluruh masyarakat Indonesia.
“Jangan hanya melihat perbedaannya, tetapi jadikan keberagaman itu sebagai kekuatan untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” tutupnya.
Seperti diketahui, peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang digelar Pemerintah Kota Balikpapan berlangsung khidmat dan lancar dipimpin oleh Wali Kota Balikpapan, dan dihadiri oleh Wakil Wali Kota Balikpapan, Bagus Susetyo, para Asisten Pemkot Balikpapan, kepala organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Balikpapan, camat, lurah serta peserta upacara perwakilan dari seluruh paguyuban di Balikpapan.
Yang menarik, seluruh peserta upacara saat mengikuti kegiatan ini menggunakan busana adat dari daerah masing-masing, seperti busana adat Jawa, Dayak, Sunda, Aceh, serta lainnya. Di acara ini, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digital (Komdigi) Republik Indonesia. (*/zi/Adv Diskominfo Balikpapan)











Comment