by

XLSMART Percepat Digitalisasi Layanan Registrasi Biometrik Wajah dan eSIM

Kabargupas.com, JAKARTA – PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) memperkuat kepemimpinannya dalam menghadirkan standar baru keamanan dan kenyamanan pelanggan melalui implementasi registrasi kartu SIM berbasis biometrik wajah dan eSIM.

Untuk itu, XLSMART secara aktif mendorong dan mengajak seluruh pelanggan serta masyarakat luas untuk memanfaatkan mekanisme registrasi kartu SIM menggunakan teknologi biometrik wajah (face recognition) berbasis kecerdasan buatan – AI dengan kemampuan liveness detection.

Inovasi ini tidak hanya bertujuan memperkuat keamanan, tetapi juga menghadirkan pengalaman registrasi yang lebih mudah, cepat, dan menyenangkan, sebagai wujud komitmen XLSMART untuk terus meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan sekaligus memperkuat kepercayaan pelanggan terhadap layanan XLSMART sebagai penyedia konektivitas digital yang aman dan terpercaya.

Direktur & Chief Regulatory XLSMART, Merza Fachys, mengatakan, implementasi verifikasi biometrik ini adalah komitmen nyata XLSMART dalam meningkatkan standar keamanan data pelanggan. Dengan validasi yang terhubung langsung ke database Dukcapil, XLSMART memastikan bahwa setiap identitas pelanggan valid dan terlindungi dari potensi penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

“XLSMART mengutamakan rasa aman dan nyaman pelanggan dalam menggunakan layanan telekomunikasi melalui teknologi face recognition ini. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menjadi perusahaan yang paling dicintai pelanggan.” kata Merza, Rabu (4/3/2026).

Untuk memastikan kemudahan akses seluruh lapisan masyarakat, XLSMART telah menghadirkan layanan registrasi biometrik di 143 titik layanan yang tersebar di seluruh Indonesia, terdiri dari 94 XL Center dan 51 Galeri Smartfren. Layanan ini terfokus pada wilayah dengan densitas pelanggan tinggi, seperti Jabodetabek (26 XL Center dan 13 Galeri Smartfren), Jawa Timur (16 Galeri Smartfren), dan Sumatera (17 XL Center).

Selain melalui gerai fisik, tambah Merza, pelanggan juga dapat melakukan registrasi mandiri secara digital melalui website resmi XL, AXIS, dan Smartfren, serta melalui aplikasi myXL, AXISNET, dan mySF—menjadikan proses registrasi biometrik semakin inklusif, mudah, dan dapat dilakukan kapan saja, di mana saja.

Penerapan registrasi berbasis biometrik wajah memberikan sejumlah manfaat nyata bagi pelanggan dan masyarakat. Dari sisi keamanan, teknologi ini terbukti mampu menekan kemungkinan identitas ganda lebih dari 80%, sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan penipuan (fraud management) hingga 20–30% berdasarkan studi GSMA.

“Tingkat akurasi sistem pengenalan wajah modern juga telah mencapai 95–99% menurut NIST (National Institute of Standards and Technology) – lembaga Departemen Perdagangan AS yang menetapkan standar teknologi global, dilengkapi kemampuan liveness detection yang canggih untuk mendeteksi upaya pemalsuan (spoofing),” jelasnya.

Dari sisi kemudahan, ungkap Merza, proses registrasi yang semula memakan waktu 5–7 menit kini dapat diselesaikan dalam kurang dari 1 menit melalui proses otomatis dengan liveness detection untuk mempercepat proses Know Your Customer (KYC).

“Pelanggan juga dijamin keamanan datanya karena XLSMART menerapkan prinsip security by design dan data minimization—data biometrik tidak disimpan oleh XLSMART, melainkan langsung diteruskan secara aman ke sistem Dukcapil untuk validasi tanpa disimpan setelah proses selesai,” pungkasnya.

Poniran | Ist

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed