by

Yono Suherman Tanggapi Pembentukan Pansus Perubahan Kode Etik DPRD Balikpapan

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Penyusunan Perubahan Peraturan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Balikpapan Nomor 2 Tahun 2020 tentang Kode Etik DPRD mendapat tanggapan positif dari Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Yono Suherman.

Yono menyampaikan bahwa pembentukan pansus tersebut diharapkan mampu memastikan seluruh rencana kerja serta kewajiban kinerja DPRD dapat berjalan secara maksimal dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Melalui pansus perubahan kode etik ini, kami berharap seluruh rencana dan tugas pokok DPRD dapat berjalan sesuai dengan rencana kerja (renja) yang telah ditetapkan,” ujar Yono, ditemui wartawan di Kantor DPRD Jalan Jenderal Sudirman Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (6/4/2026).

Ia menegaskan, perubahan kode etik penting dilakukan agar tidak terjadi kekosongan aturan maupun pelanggaran dalam pelaksanaan tugas DPRD. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengaturan kegiatan reses.

Menurutnya, reses telah diatur dalam undang-undang. Namun, adanya pembatasan anggaran berdampak pada pembatasan jumlah peserta, yang sebelumnya sekitar 200 orang menjadi hanya 50 orang.

“Kami khawatir kondisi ini disalahartikan oleh masyarakat. Bisa saja dianggap sebagai bentuk penghematan berlebihan atau bahkan dinilai sebagai kebijakan yang tidak tepat dari DPRD,” jelasnya.

Yono menambahkan, perubahan kode etik ini juga menjadi langkah antisipasi agar kebijakan yang diambil tetap dipahami secara benar oleh masyarakat.

Selain itu, pembahasan dalam pansus juga mencakup sejumlah aspek lain, seperti pengaturan penggunaan pakaian dinas anggota DPRD, tata cara perjalanan dinas, hingga penegasan aturan kerja di lingkungan DPRD Kota Balikpapan.

Ia berharap, melalui pembaruan kode etik ini, seluruh anggota DPRD dapat lebih disiplin dalam menjalankan tata tertib yang telah ditetapkan.

“Jangan sampai tata tertib sudah dibuat, tetapi tidak dijalankan dengan baik. Harapan kami, pansus ini bisa menjadi evaluasi bersama demi kinerja yang lebih baik, khususnya untuk kepentingan masyarakat,” pungkasnya.

Poniran | Adv

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed