by

Jelang Tahun Baru, Harga Sembako di Balikpapan Naik

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Menjelang pergantian tahun alias tahun baru, harga sejumlah kebutuhan bahan pokok (sembako) di pasar-pasar tradisional Balikpapan, Kalimantan Timur, mulai merangkak naik.

Kenaikan harga sembako ini berkisar antara 30 hingga 50 persen dari harga semula. Seperti di Pasar Klandasan, Pasar Baru, Pasar Pandansari, sejumlah sembako mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan.

Ada beberapa kebutuhan pokok yang mengalami kenaikan harga, diantaranya sayur mayur seperti bayam, kangkung, slada, sawi, terong, bawang merah, bawang putih, cabe, hingga minyak goreng kemasan serta lainnya.

Aneka sayuran seperti bayam, kangkung sawi, misalnya, mengalami kenaikan harga yang cukup tinggi. Jika sebelumnya harga bayam dan kangkung hanya Rp4 ribu hingga Rp5 ribu, kini naik menjadi Rp6 ribu hingga Rp10 ribu rupiah. Bahkan, di tingkat pedagang kaki lima bayam dan kangkung harganya bisa mencapai Rp15 ribu.

Sedangkan minyak goreng kemasan mengalami kenaikan harga antara 30-50 persen. Yang semula minyak goreng kemasan merek Bimoli di tingkat pengecer dijual Rp28 ribu hingga Rp32 ribu, kini naik menjadi Rp38 ribu hingga 40 ribu per 2 liternya. Untuk kemasan 1 liter dari harga Rp14 ribu, kini naik Rp18-20 ribu per liternya.

“Sejak beberapa hari ini sejumlah sembako alami kenaikan harga. Kenaikan yang paling tinggi terjadi pada aneka sayuran seperti bayam, kangkung, sawi dan lainnya,” kata Tini, pengunjung Pasar Klandasan ditemui media ini, Rabu (01/12/2021).

Hal senada juga dikatakan Mardi. Menurut Mardi, harga sembako yang alami kenaikan harga yang paling signifikan adalah minyak goreng kemasan. Jika sebelumnya harga perliter hanya Rp14 ribu hingga Rp16 ribu rupiah, kini naik berkisar Rp17 ribu hingga Rp19 ribu.

“Yang paling tinggi naiknya adalah minyak goreng kemasan seperti Bimoli. Sebelumnya, harga per 2 liter minyak goreng Bimoli hanya Rp32 ribu hingga Rp34 ribu, di tingkat pengecer harganya bisa sampai Rp40 ribu,” kata pedagang salome ini.

Sementara itu, pedagang Pasar Klandasan, Jumadi mengatakan, sejak beberapa hari harga sembako memang mengalami kenaikan harga. Yang paling mencolok adalah harga minyak goreng kemasan, yang naiknya rata-rata Rp3 ribu hingga Rp7 ribu.

“Iya, naik terus. Informasinya minyak goreng curah akan dihapus jadi minyak goreng kemasan harganya naik. Kurang tahu, cuma kita terima harganya segitu,” kata Jumadi.

Penulis: Dwi Marisah
Editor: Nurhayati

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed