by

Lagi, Ditresnarkoba Polda Kaltim Buang 1,09 Kg Sabu-Sabu ke Kloset

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Jajaran Direktorat Reserse Narkoba (Dit Resnarkoba) Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) kembali memusnahkan narkotika jenis sabu-sabu seberat 1.094,17 gram atau 1,094 Kilogram, Kamis (09/09/2021).

Barang haram ini dimusnahkan dengan cara dilarutkan ke wadah berisi air dengan menggunakan blander, kemudian dibuang ke dalam kloset salah satu toilet di gedung Dit Resnarkoba Polda Kaltim Jalan Syarifuddin Yoes Balikpapan.

Pemusnahan dipimpin Kasubdit I Dit Resnarkoba Polda Kaltim AKBP Sonny Sirait, disaksikan pertugas dari Kantor Kejaksaan, Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, perwakilan Bid Humas Polda Kaltim, tersangka dan pengacara tersangka serta sejumlah petugas Dit Resnarkoba Polda Kaltim.

Dir Resnarkoba Polda Kaltim Kombes Pol Rickynaldo Chairul didampingi Kasubdit I Dit Resnarkoba Polda Kaltim AKBP Sonny Sirait mengatakan, terungkapnya kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu ini berkat informasi masyarakat yang resah akan maraknya peredaran narkoba di lingkungan mereka.

“Pada Minggu 29 Agustus 2021 sekira pukul 21.00 WITA, tempat kejadian perkara (TKP) di Jalan Trikora Palaran Samarinda Seberang, Samarinda, Kaltim telah dilakukan penangkapan terhadap tersangka Riskan Amanta Alias Cang karena diduga telah melakukan tindak pidana narkotika dengan barang bukti berupa 2 bungkus narkotika dengan berat total 1.094,17 gram atau 1,094 Kilogram.

“Barang bukti yang disita dari tersangka diantaranya 1 plastik Merk MamyPoko Pant di dalamnya berisikan 2 bungkus plastik sabu-sabu total 1,09 Kilogram dengan rincian 1 bungkus plastik teh warna hijau merk Guanyingwang dilapisi lakban coklat,” kata Rickynaldo Chairul dalam jumpa pers pemusnahan barang bukti sabu-sabu di Mako Polda Kaltim.

Suasana pemusnahan barang bukti sabu-sabu seberat 1, 09 Kilogram di ruang rapat gedung Ditresnarkoba Polda Kaltim Jalan Syarifuddin Yoes Balikpapan, Kamis (09/09/2021).

Kemudian, tambah Rickynaldo, satu bungkus plastik klip bening dilapis lakban coklat berisi narkotika jenis sabu seberat 44.38 gram dan 1 buah HP VIVO warna biru.

“Terhadap barang bukti sabu-sabu sebanyak 2 bungkus seluruhnya seberat 1,09 Kilogram (telah disisihkan 3 gram untuk keperluan pemeriksaan di Balai POM Samarinda) dan berdasarkan Surat Ketetapan Status Barang Sitaan Narkotika dari Kejaksaan Negeri Samarinda TAP 4378/0.4.11.3/Enz.1/08/2021, tanggal 31 Agustus 2021, pada Kamis 9 September 2021 ini, dimusnahkan,” tambahnya.

Menurutnya, untuk pengembangan ke bandarnya masih didalami. Pasalnya, tersangka mengaku tidak kenal dengan bandar atau orang yang di atasnya. Tersangka juga mengaku belum mendapat upah atas usaha mengantarkan sabu-sabu tersebut. Padahal, tersangka mengaku sudah 3 kali mengantarkan sabu-sabu tersebut kepada pemesan.

“Kalau dilihat dari sampel bungkusnya, kemungkinan sabu-sabu berasal dari Utara (Kalimantan Utara). Dan diedarkan di wilayah Kota Samarinda dan sekitarnya,” ujarnya.

“Terhadap tersangka yang diduga telah melakukan tindak pidana tanpa hak atau melawan hukum, menerima, menjadi perantara dalam jual bell, atau memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika golongan 1 bukan tanaman jenis sabu, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, diancam dengan hukuman minimal 5 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed