by

Lindungi Masyarakat, Pemkot Balikpapan Vaksin Ribuan Ibu Hamil

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Ribuan ibu hamil mendapat vaksinasi Moderna dosis I yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (01/09/2021).

Vaksin COVID-19 bagi ibu hamil Indonesia di Kota Minyak ini digelar di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Jalan Ruhui Rahayu I, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan Selatan.

Hadir menyaksikan kegiatan ini Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud, Ketua PKK Balikpapan Nurlena Rahmad, BKKBN Provinsi Kaltim, Kepala Dinas Kesehatan dr. Andi Sri Juliarty, Kepala Satpol PP Balikpapan Zulkifli serta lainnya.

Pada vaksinasi massal ini, sebanyak 1208 ibu hamil ambil bagian alias antre untuk mendapatkan vaksin dosis pertama. Meski sebagian diantara mereka masih ada yang ragu, namun berkat penjelasan dari petugas Puskesmas dan DKK Balikpapan, mereka tampak antusias mengikuti vaksinasi massal ini dengan selesai dengan diantar oleh para suaminya yang menunggu di luar gedung.

Disna, warga Jalan Jenderal Ahmad Yani Gunung Sari Balikpapan mengatakan, dirinya mendapat informasi vaksinasi bagi ibu hamil dari petugas Puskesmas. Mereka menyampaikan kalau ibu hamil divaksin tidak apa-apa.

“Dapat informasi vaksin ibu hamil dari petugas Puskesmas. Mereka bilang ibu hamil divaksin tidak apa-apa. Gak takut, kan untuk menjaga diri dari paparan COVID-19,” kata Disna yang mengaku hamil 7 bulan.

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud mengatakan, program vaksinasi bagi ibu hamil ini sangat baik, terutama untuk melindungi ibu hamil di Balikpapan dari paparan COVID-19. Selain itu, dilaksanakannya vaksinasi bagi ibu hamil ini juga sebagai bentuk ikhtiar Pemerintah dalam melindungi masyarakat, khususnya para ibu hamil di Balikpapan.

“Mudah-mudahan program kita ini menjadi impian kita untuk mensukseskan vaksinasi tidak hanya bagi masyarakat biasa, tetapi terkhusus bagi ibu-ibu hamil, perlu lah kita jaga mereka,” kata Rahmad Mas’ud.

Dia berharap, melalui vaksinasi ini tidak hanya menjaga kesehatan ibunya, tetapi juga menjaga janin yang dikandungnya. Dengan vaksin ini, tambah Rahmad Mas’ud, pihaknya juga berharap bayinya lahir dalam kondisi sehat, terkhusus ibunya juga lebih sehat.

“Perhatian kepada ibu hamil saat ini juga sudah kita maksimal. Artinya, vaksin ini adalah bagian dari program pemerintah untuk mensejahterakan masyarakat. Targetnya semaksimal mungkin,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala DKK Balikpapan dr Andi Sri Juliarty menjelaskan, pertama melakukan vaksinasi kepada ibu hamil saat kedatangan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) sebanyak 70 ibu hamil dan dilakukan pemantauan hingga telah memasuki seminggu dari pelaksanaan vaksinasi.

“Alhamdulillah selama seminggu pasca divaksin para ibu hamil itu baik, tetap sehat. Dan hari ini kita mulai dengan kegiatan massalnya. Yang sudah mendaftar sebagai 1.208 ibu hamil, namun kami menyiapkan sampai 2.500 hari ini,” kata Andi Juliarty.

Dia menambahkan, jika ada lagi ibu hamil datang ke Dome untuk vaksin, pihaknya siap melayani sampai sore. Terkait angka penularan COVID-19 terhadap ibu hamil di Balikpapan, dia menyebutkan, ada peningkatan kematian ibu di 2020 dan 2021. Peningkatan ini di dalamnya karena ada ibu terkonfirmasi positif COVID-19 dan meninggal dunia.

“Kami mengambil pelajaran dari ini, harus dicegah dan jangan terjadi lagi. Salah satu pencegahan selain 5M adalah vaksinasi. Total ibu hamil yang meninggal dunia sebanyak 11 ibu hamil pada 2020 dan ibu hamil meninggal dunia sampai Agustus 2021 sebanyak 15 ibu hamil. Dari 15 ibu hamil ini 11 diantara meninggal akibat terpapar COVID-19,” pungkasnya.

Penulis: Ipon
Editor: Nurhayati

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.

News Feed