Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Turnamen Tenis Meja Soekarno Cup 2026 digelar kader Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan yang juga Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Budiono. Pada kegiatan ini, Budiono juga membuka secara resmi turnamen ini, yg ditandai dengan pemukulan bola secara simbolis.
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila (HLP) dan Bulan Bung Karno (BBK) yang diperingati setiap Juni ini, berlangsung di lingkungan Perumahan HER II, Kelurahan Sepinggan, Balikpapan, yang pembukaannya dilaksanakan, Sabtu (20/6/2026) malam.
Suasana penuh keakraban terlihat sejak pembukaan turnamen yang diikuti warga dari lima rukun tetangga (RT), yakni RT 47, RT 48, RT 58, RT 66, dan RT 68. Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, kegiatan ini juga menjadi ruang silaturahmi yang mempererat hubungan antar warga.
Wakil Ketua DPRD Kota Balikpapan, Budiono, mengatakan, Soekarno Cup 2026 digelar untuk mengenang sejumlah momentum penting dalam sejarah bangsa yang berkaitan erat dengan sosok Proklamator RI, Ir. Soekarno.
“Turnamen ini merupakan bagian dari peringatan 1 Juni sebagai Hari Lahir Pancasila, 6 Juni Hari Lahir Bung Karno, dan 21 Juni yang diperingati sebagai hari wafat Bung Karno,” kata Budiono.
Menurutnya, bulan Juni memiliki makna istimewa bagi bangsa Indonesia. Selain menjadi momentum mengenang jasa Bung Karno, bulan ini juga menjadi pengingat lahirnya nilai-nilai Pancasila yang digali dari bumi pertiwi dan menjadi dasar negara hingga saat ini.
Karena itu, PDI Perjuangan bersama masyarakat berupaya menghadirkan kegiatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga mampu memberikan dampak positif bagi warga. Salah satunya melalui olahraga yang menjunjung tinggi semangat persatuan dan kebersamaan.
Turnamen Tenis Meja Soekarno Cup 2026 diharapkan menjadi wadah bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan energi positif. Melalui kompetisi yang sehat, peserta didorong untuk mengembangkan kemampuan, membangun mental juara, serta menanamkan nilai sportivitas dalam kehidupan sehari-hari.
Lebih dari sekadar pertandingan, kegiatan ini juga menjadi sarana menumbuhkan nilai-nilai nasionalisme, semangat juang, dan gotong royong yang sejalan dengan jiwa Pancasila. Semangat yang diwariskan Bung Karno tersebut diharapkan terus hidup di tengah masyarakat, khususnya generasi muda.
“Ajang ini bukan hanya mencari siapa yang terbaik di atas meja pertandingan, tetapi juga memperkuat persaudaraan, menumbuhkan karakter sportif, serta menggelorakan semangat kebangsaan,” kata Budiono.
Melalui Soekarno Cup 2026, masyarakat Balikpapan diajak untuk terus menjaga nilai persatuan dan kebersamaan, sekaligus menjadikan olahraga sebagai media membangun karakter dan memperkuat rasa cinta tanah air.
Poniran | Nur











Comment