by

Perkuat Kapasitas Birokrasi, Wali Kota Balikpapan Lantik 55 Pejabat Fungsional

Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Sebagai langkah memperkuat kapasitas birokrasi, seiring posisi Balikpapan sebagai mitra utama Ibu Kota Nusantara (IKN), sebanyak 55 pejabat fungsional di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan resmi dilantik sebagai pejabat baru, Jumat (8/5/2025).

Pelantikan dilakukan langsung oleh Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud di auditorium Pemkot Balikpapan. Hadir menyaksikan pelantikan ini Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Balikpapan, para Asisten Pemkot Balikpapan, Staf Ahli Wali Kota Balikpapan, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta pejabat utama Pemkot Balikpapan lainnya.

Ke-55 pejabat yang dilantik adalah Aparatur Sipil Negara (ASN) yang menduduki posisi fungsional, yang didominasi oleh posisi administratif serta lainnya, menjadi langkah strategis dalam memperkuat kapasitas birokrasi, seiring posisi Balikpapan sebagai mitra utama Ibu Kota Nusantara (IKN).

Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud dalam sambutannya mengatakan, pelantikan ini bukan sekadar agenda administratif rutin, melainkan bagian dari transformasi birokrasi nasional menuju aparatur sipil negara yang lebih profesional, adaptif, dan berbasis keahlian.

“Jadi, jabatan fungsional ini memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik serta mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif dan akuntabel,” kata Rahmad Mas’ud.

Rahmad menjelaskan, tujuan dari dilantiknya para pejabat ini tak lain untuk meningkatan kualitas birokrasi, reformasi pelayanan publik, dan penyesuaian terhadap tata kelola pemerintahan yang lebih profesional serta adaptif.

“Pelantikan ini juga bagian dari upaya berkelanjutan Pemkot Balikpapan dalam menata birokrasi, terutama dalam memperkuat peran kota sebagai penyangga IKN,” ujar Rahmad.

Menurutnya, pergeseran struktur jabatan ke arah fungsional merupakan mandat reformasi birokrasi yang menuntut ASN memiliki kompetensi spesifik dan kinerja terukur. Hal ini menjadi krusial di tengah dinamika pembangunan IKN yang berdampak langsung terhadap Balikpapan sebagai kota penyangga utama.

Rahmad dalam arahannya juga menyoroti pentingnya transformasi digital di lingkungan pemerintahan. Ia menekankan bahwa tantangan pelayanan publik saat ini semakin kompleks, sehingga ASN dituntut untuk meninggalkan pola kerja konvensional dan beralih ke sistem kerja yang inovatif, cepat, dan responsif.

“Oleh karena itu, saya minta ASN dapat meninggalkan pola kerja lama dan mengutamakan kompetensi sesuai keahlian demi mendukung pembangunan daerah. Diperlukan adaptasi terhadap perkembangan teknologi serta peningkatan daya saing agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” pesan Rahmad.

Lebih lanjut, ia mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar mampu menjadi motor penggerak perubahan di masing-masing perangkat daerah. Kinerja ASN, kata dia, harus berorientasi pada hasil nyata yang dirasakan masyarakat, bukan sekadar penyerapan anggaran.

Selain itu, aspek integritas juga menjadi perhatian utama. Wali Kota menegaskan bahwa setiap jabatan merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan dedikasi tinggi.

“Jaga kepercayaan masyarakat dengan bekerja secara jujur dan profesional. Integritas adalah fondasi utama dalam membangun pemerintahan yang bersih dan berwibawa,” pungkasnya. (*/zi/Adv Diskominfo Balikpapan)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed