Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, mengaku terkejut setelah mengetahui bahwa personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Balikpapan belum menerima pengadaan seragam dinas selama tiga tahun terakhir.
Rahmad mengatakan baru memperoleh informasi tersebut dan berjanji akan segera meminta penjelasan dari pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, khususnya Kepala BPBD Kota Balikpapan, guna mengetahui penyebab belum terealisasinya kebutuhan seragam bagi para petugas.
“Saya juga baru mendengar bahwa BPBD sudah tiga tahun tidak mengganti seragam dinas. Nanti akan saya tanyakan langsung kepada Kepala BPBD Kota Balikpapan,” ujar Rahmad, Senin (8/6/2026).
Menurut Rahmad, Pemerintah Kota Balikpapan pada prinsipnya telah menyediakan ruang anggaran untuk mendukung kebutuhan operasional maupun perlengkapan aparatur sipil negara (ASN), termasuk pengadaan seragam dinas.
Karena itu, ia meminta agar setiap kendala yang menyebabkan usulan pengadaan tidak terealisasi dalam waktu lama dapat dilaporkan secara langsung kepada dirinya.
“Kalau memang sudah diusulkan tetapi belum terealisasi selama tiga tahun, silakan lapor kepada Wali Kota,” tegasnya.
Rahmad menegaskan, pemenuhan kebutuhan dasar aparatur merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendukung kinerja pelayanan publik. Menurutnya, ASN memiliki tanggung jawab untuk menjadi teladan bagi masyarakat, termasuk dalam hal kedisiplinan dan penampilan saat menjalankan tugas.
“Kalau kita sebagai ASN ingin memberikan contoh kepada masyarakat, maka kita harus bisa memberi contoh terlebih dahulu kepada diri sendiri dan lingkungan sekitar sehingga dapat menjadi panutan,” katanya.
Ia menambahkan bahwa profesionalisme aparatur tidak hanya diukur dari kualitas pelayanan yang diberikan, tetapi juga dari kepatuhan terhadap aturan serta kedisiplinan dalam menjalankan tugas pemerintahan.
Dengan adanya perhatian langsung dari Wali Kota, diharapkan persoalan pengadaan seragam dinas bagi personel BPBD Kota Balikpapan dapat segera ditindaklanjuti. Dukungan perlengkapan yang memadai dinilai penting untuk menunjang tugas para petugas yang berada di garda terdepan dalam penanganan bencana dan situasi kedaruratan di daerah.
Seperti diketahui, kondisi kesejahteraan personel BPBD Kota Balikpapan saat ini sangat memprihatinkan. Di tengah tugas berat menangani kebakaran, bencana alam, dan berbagai situasi darurat lainnya, para personel BPBD justru masih menghadapi keterbatasan fasilitas penunjang kerja, termasuk seragam dinas yang sudah bertahun-tahun tidak diperbarui.
Berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah personel BPBD Balikpapan terlihat mengenakan seragam yang lusuh dan warnanya memudar karena sudah lama digunakan. Kondisi tersebut diduga terjadi akibat tidak adanya pengadaan seragam baru karena keterbatasan anggaran.
Pengajuan pengadaan seragam dinas itu sudah dilakukan melalui pembahasan APBD bersama DPRD Kota Balikpapan. Pengadaan seragam dinas diduga belum dianggap mendesak, hingga pengajuan tersebut tidak terealisasi.
Poniran | Nur








Comment