Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Sebanyak 550 warga yang merupakan peserta mudik gratis bersama PLN tahun 2026 melakukan daftar ulang di aula Gedung PLN UID Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara (Kaltimra) Jalan MT Haryono Balikpapan, Selasa (10/3/2026).
Ratusan warga yang akan melakukan mudik Lebaran ke kampung halamannya secara gratis menggunakan moda transportasi laut KM Dorolonda ini dengan tujuan Surabaya, Jawa Timur. Mereka merupakan Peserta Mudik Bersama PLN 2026
Senior Manager Keuangan, Komunikasi dan Umum PT. PLN UID Kalrimra, Muchamad Meiryandi menjelaskan, kegiatan mudik gratis dari PLN kali ini adalah satu kesatuan dari program gratis mudik BUMN, di mana dari Badan Pengelola BUMN ini menugaskan PLN menjadi bagian program Mudik Gratis BUMN.
“Untuk di PLN UID Kaltimra sendiri, saat ini seperti perpanjangan tadi, ada 550 orang yang kita buka. Alhamdulillah antusias dari warga Balikpapan dan sekitarnya ini sangat tinggi. Jadi kami buka tanggal 24 Februari kemarin ini langsung habis dalam satu hari, kuotanya,” kata Muchamad Meiryandi.
Mudik Bersama PLN 2026 ini hanya satu tujuannya yakni ke Surabaya. Demi kelancaran acara ini, PLN juga bekerja sama dengan BUMN lain yakni PT Pelni. Jumlah peserta Mudik Bersama PLN 2026 ini jumlahnya bertambah dari tahun sebelumnya. Jika tahun lalu berjumlah 250 peserta, tahun ini diangka 550 perserta.
“Tahun ini kita siapkan untuk transportasi laut dengan berbagai macam pertimbangan, ada pertimbangan cuaca juga. Jadi kita putuskan tahun ini menggunakan transportasi kapal dari Balikpapan ke Surabaya,” jelasnya.
Di kegiatan ini, lanjut Muchamad Meiryandi, PT PLN juga memberikan perhatian terhadap ibu hamil dan balita dengan memberikan pelayanan maksimal selama dalam perjalanan menggunakan kapal laut. Untuk balita usia 2 tahun ke bawah, pihaknya sudah mengusulkan pelayanan khusus agar bayi dan balita merasa nyaman.
“Rencana keberangkatan pada 14 Maret 2026 di pukul 08.00 WITA dari Pelabuhan Semayang Balikpapan dengan menggunakan KM Dorolonda tujuan Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Jawa Timur,” pungkasnya.
Poniran | Nur










Comment