Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Menanggapi keresahan masyarakat terkait sejumlah insiden dugaan upaya pembegalan yang menyasar pengendara roda dua di Kota Balikpapan, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, langsung mengambil langkah cepat.
Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan kini memperkuat koordinasi dengan pihak Kepolisian Resor Kota (Polresta) Balikpapan guna mengintensifkan pengamanan di titik-titik rawan, khususnya di kawasan jalan yang sepi.
Rahmad Mas’ud membenarkan adanya laporan mengenai dugaan aksi kriminalitas jalanan tersebut. Sebagai respons awal, Pemkot Balikpapan telah berkomunikasi intensif dengan aparat kepolisian untuk memperluas jangkauan patroli malam.
“Kami sudah berkomunikasi dengan pihak Polresta untuk meningkatkan patroli, terutama di jalan-jalan yang sunyi. Langkah ini penting untuk memberikan rasa aman kepada para pengendara,” ujar Rahmad Mas’ud, Senin, (18/5/2026).
Ia menjelaskan bahwa sarana infrastruktur di Balikpapan sebenarnya sudah sangat memadai. Akses jalan sebagian besar dalam kondisi bagus dan didukung oleh Penerangan Jalan Umum (PJU) yang memadai.
Namun, ia juga mengingatkan bahwa kondisi jalan yang mulus dan terang tidak serta-merta menghilangkan potensi kriminalitas jika ada kesempatan bagi pelaku.
“Menurut saya, seaman apa pun sebuah kota atau daerah, yang namanya bentuk kejahatan itu pasti ada. Kejahatan itu terkadang tidak dimulai dari niat, tetapi mungkin karena ada kesempatan,” jelasnya.
Rahmad mencontohkan kawasan Jalan Mukmin Faizal. Meski jalur tersebut memiliki aspal yang bagus, akses yang mudah, dan lampu penerangan yang terang, posisinya yang tergolong sunyi pada jam-jam tertentu tetap berpotensi dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Oleh karena itu, wilayah-wilayah dengan karakteristik serupa akan menjadi fokus utama pengawasan berkala.
Guna meminimalisir celah terjadinya tindak kriminal, Rahmad Mas’ud mengeluarkan imbauan tegas kepada seluruh warga Kota Beriman. Ia meminta masyarakat untuk meninjau kembali urgensi bepergian pada waktu tengah malam.
“Saya imbau warga yang keluar di atas jam tengah malam agar lebih waspada. Kalau tidak terlalu penting untuk keluar rumah di jam-jam seperti itu, lebih baik ditunda untuk besok harinya. Ini langkah preventif untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Wali Kota.
Bagi warga yang terpaksa harus beraktivitas atau pulang kerja di malam hari, orang nomor satu di Kota Minyak tersebut menyarankan agar tidak berkendara seorang diri.
“Jika memang harus pergi atau pulang larut malam, tolong jangan sendiri. Minimal berdua atau bertiga agar ada yang menemani dan saling menjaga,” tambahnya.
Selain mengandalkan patroli fisik dari personel kepolisian dan imbauan kepatuhan warga, Pemkot Balikpapan juga tengah menyiapkan strategi jangka panjang berbasis teknologi. Ke depan, pemerintah kota berencana melakukan digitalisasi sistem keamanan di ruang publik.
“Kita juga ke depan akan memasang CCTV di seluruh jalan di Kota Balikpapan. Fasilitas ini nantinya berfungsi penuh untuk memantau, mendeteksi, serta merekam seluruh aktivitas maupun kejadian yang ada di jalanan kota,” pungkas Rahmad Mas’ud.
Langkah preventif massal ini diharapkan mampu mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan jalanan, mempercepat proses pengungkapan kasus oleh kepolisian, sekaligus mengembalikan predikat Balikpapan sebagai kota yang aman dan nyaman bagi seluruh warganya. (*/zi/Adv Diskominfo Balikpapan)










Comment