Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Kepolisian Daerah Kalimantan Timur (Polda Kaltim) mengimbau masyarakat untuk tidak membuat, membawa, menimbun, memperjualbelikan maupun menyalakan petasan atau mercon serta kembang api.
Imbauan ini berlaku sepanjang bulan Ramadan 1447 Hijriyah, termasuk pada saat menjelang berbuka puasa, pelaksanaan salat tarawih, hingga waktu sahur.
Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Yuliyanto menyampaikan, bahwa imbauan tersebut dikeluarkan sebagai langkah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) sekaligus menciptakan suasana yang kondusif selama umat muslim menjalankan ibadah puasa.
“Penggunaan petasan atau mercon kerap menimbulkan gangguan ketertiban umum serta berpotensi membahayakan keselamatan masyarakat,” kata Yulianto, Jumat (6/3/2026).
Selain itu, tambah Yulianto, suara ledakan yang ditimbulkan juga dapat mengganggu kekhusyukan umat muslim dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadan.
“Imbauan ini kami sampaikan demi menjaga keamanan, ketertiban umum, serta menciptakan suasana yang kondusif agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk hingga perayaan Idulfitri 1447 H,” ujarnya.
Menurutnya, selama Ramadan hingga menjelang Hari Raya Idulfitri, masyarakat diharapkan tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu waktu ibadah maupun waktu istirahat warga, terutama pada malam hari.
“Polda Kaltim mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi keamanan dan ketertiban dengan mengisi bulan Ramadan melalui kegiatan yang lebih bermanfaat, seperti meningkatkan ibadah, mempererat silaturahmi, serta melakukan berbagai kegiatan positif di lingkungan masing-masing,” pungkasnya.
Dengan adanya imbauan ini, diharapkan suasana Ramadan di Kaltim dapat berlangsung aman, nyaman, dan penuh kekhusyukan bagi seluruh masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.
Poniran | Ist










Comment