Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Parade Ramadan 1447 Hijriyah sukses digelar PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Sabtu (14/3/2026).
Kegiatan yang berpusat di area Keberangkatan bandara ini bertujuan untuk memberikan pengalaman perjalanan (passenger experience) yang berkesan serta mempererat tali silaturahmi dengan para pengguna jasa di bulan suci Ramadan.
Rangkaian acara dimulai tepat pukul 10.00 WITA, dibuka dengan penampilan memukau dari Sanggar Tari Serumpun Lima. Penampilan utama yang menjadi daya tarik pengunjung adalah Tari Sufi, yang membawa suasana khidmat sekaligus magis ke tengah hiruk-pikuk bandara dan pemberian souvenir kepada penumpang berupa hampers kepada penumpang datang dan berangkat.
General Manager Bandara SAMS Sepinggan R. Iwan Winaya Mahdar mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen PT Angkasa PuraI Indonesia dalam memberikan pelayanan terbaik.
“Kami ingin menghadirkan nuansa Ramadan yang hangat dan religius bagi para penumpang yang sedang menunggu keberangkatan maupun yang baru tiba,” kata Iwan.
“Melalui Parade Ramadan ini, kami berharap perjalanan para pengguna jasa menjadi lebih bermakna,” sambungnya.
Sementara itu, Haura, salah satu penumpang dari Lion Air JT 669 asal Yogyakarta mengatakan, dirinya kaget mendapatkan kejutan sebuah bingkisan hadiah yang dikemas cantik dan estetik. “Ketika saya mengambil bagasi, ada hampers ini kejutan banget tiba-tiba ada diatas bagasi saya,” ungkapnya gembira.
Selain pertunjukan seni, Parade Ramadan tahun ini menghadirkan berbagai fasilitas penunjang bagi pengguna jasa, antara lain dekorasi dan photo booth di area keberangkatan dan ruang tunggu, Pemutaran musik instrumental nuansa Ramadan dan Idul Fitri, pemberian takjil kepada pengguna jasa selama bulan Ramadan.
Kegiatan ini diharapkan dapat terus meningkatkan indeks kepuasan pelanggan serta menjadikan Bandara SAMS Sepinggan bukan sekadar tempat transit, melainkan ruang publik yang ramah budaya dan penuh nilai toleransi.
Wahyu | Ist









Comment