Kabargupas.com, BALIKPAPAN – Posko Terpadu Angkutan Udara Lebaran 1447 H yang digelar PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandar Udara (Bandara) Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan Balikpapan, Kalimantan Timur, resmi ditutup, Senin (30/3/2026).
General Manager Bandara SAMS Sepinggan, R. Iwan Winaya Mahdar mengatakan, penutupan ini menandai berakhirnya periode operasional posko yang telah berjalan selama 18 hari, sejak 13 Maret 2026 lalu.
“Dengan ditutupnya posko ini, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh instansi yang terlibat. Sinergi yang terbangun selama periode mudik dan balik tahun ini menjadi faktor kunci terciptanya operasional bandara yang aman, tertib, dan lancar,” kata Iwan.
Pihaknya juga menyampaikan rasa syukur kepada Allah SWT, bahwa seluruh rangkaian pelayanan arus mudik dan balik Lebaran 1447 H di Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan dapat terselenggara dengan baik.
“Berkat koordinasi yang solid antara Otoritas Bandara, TNI-Polri, AirNav, maskapai, para awak media dan seluruh stakeholder terkait, kita berhasil mengelola lonjakan penumpang dengan tetap mengedepankan prinsip 3S + 1C (Safety, Security, Services, dan Compliance),” ujarnya.
Ia menjelaskan, puncak arus mudik terjadi pada 14 Maret 2026 dengan total sebanyak 137 pergerakan pesawat dan 19.341 penumpang, sedangkan puncak arus balik tercatat pada 28 Maret 2026 dengan total sebanyak 146 pergerakan pesawat dan 21.509 penumpang.
“Untuk rute terpopuler, terdapat lima rute dengan pergerakan penumpang terbanyak, yaitu Jakarta (CGK), Surabaya (SUB), Makassar (UPG), Yogyakarta (YIA) dan Tarakan (TRK). Dari pergerakan hingga H+7 Lebaran, total penumpang mencapai 290.892 penumpang atau meningkat 0,8% dibanding tahun 2025, angka ini pun masih akan nail hingga tanggal 4 April mendatang,” ungkap Iwan.
Selama periode operasional posko, tercatat tidak ada insiden signifikan yang mengganggu operasional penerbangan. Seluruh fasilitas pendukung di terminal berfungsi optimal, memberikan kenyamanan maksimal bagi para pengguna jasa bandara.
Lebih lanjut, Iwan menambahkan bahwa pihak manajemen tetap akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penyelenggaraan posko tahun ini. Hal ini dilakukan untuk mengidentifikasi aspek-aspek yang dapat ditingkatkan guna memberikan pelayanan yang lebih baik pada periode libur nasional dan peak season mendatang.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengguna jasa bandara yang telah mematuhi aturan dan mengikuti imbauan petugas di lapangan, sehingga kepadatan di terminal dapat terurai dengan baik. Kami juga memohon maaf apabila terdapat kekurangan dalam pelayanan selama periode ini, yang akan menjadi bahan evaluasi perbaikan kami ke depan,” tutup Iwan.
Dengan ditutupnya posko terpadu ini, Bandara SAMS Sepinggan kembali menjalankan operasional rutin dengan standar pelayanan prima, siap menyambut agenda penerbangan dan pengembangan bandara selanjutnya.
Poniran | Ist









Comment